Indonesia Pernah Memiliki Negara Bagian ?

Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, ternyata kita pernah mengenal negara bagian (state) seperti yang ada di negara Amerika Serikat. Bagaimana bisa ? Hal ini terjadi pada saat bentuk negara kita adalah RIS ( Republik Indonesia Serikat) sebagai hasil dari Konferensi Meja Bundar. Republik Indonesia Serikat (RIS) merupakan suatu kesepakatan antara RI dan negara-negara bagian yang didirikan di daerah pendudukan Belanda. Kebijakan yang dirumuskan pimpinan RI ( Bung Karno dan Bung Hatta ) ketika berada dalam tahanan Belanda di Pulau Bangka setelah ibukota perjuangan RI, Yogyakarta, diduduki oleh Belanda pada tanggal 19 Desember 1949 dengan sebutan “Trase Baru” ingin merangkul para wakil “Negara-Negara Federal” itu dalam suatu front bersama menghadapi Belanda di Meja perundingan. Hasilnya adalah kesepakatan mendirikan RIS, karena Belanda hanya bersedia mengakui kedaulatan dan menyerahkan tanggungjawab pemerintahan kepada RIS. Berdasarkan keputusan pada perundingan KMB atau konferensi meja bundar antara Moh. Hatta, Moh. Roem dengan Van Maarseven di Den Haag Belanda memutuskan bahwa bentuk negara Indonesia adalah negara RIS / Republik Indonesia Serikat. Negara republik indonesia serikat memiliki total 16 negara bagian dan 3 daerah kekuasaan ditetapkan tanggal 27 Desember 1949. Tujuan dibentuknya negara RIS tidak lain adalah untuk memecah belah rakyat Indonesia dan melemahkan pertahanan Indonesia. Berikut pembagian negara bagian pada masa RIS :

A. Daerah Kekuasaan RIS 1 mencakup :
- Negara Pasundan
– Republik Indonesia
– Negara Jawa Timur
– Negara Indonesia Timur
– Negara Madura
– Negara Sumatera Selatan
– Negara Sumatera Timur

B. Daerah Kekuasaan RIS 2 meliputi :
- Negara Riau
– Negara Jawa Tengah
– Negara Dayak Besar
– Negara Bangka
– Negara Belitung
– Negara Kalimantan Timur
– Negara Kalimantan Barat
– Negara Kalimantan Tenggara
– Negara Banjar
– Negara Dayak Besar

C. Daerah Kekuasaan RIS 3 adalah :
- Daerah Indonesia lainnya yang bukan termasuk negara bagian

About these ads

Posted on 9 Oktober 2011, in Info Terbaru. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.353 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: