Lesson Study, salah satu upaya meningkatkan kualitas pembelajaran

Yang aku tuliskan ini adalah pengalamanku mengikuti Diklat Guru Antropologi se-JATENG-DIY dari tanggal 4 – 15 Juni 2012 di Balai Diklat Keagamaan Semarang. Salah satu materi yang aku terima adalah tentang Lesson Study. Lesson study adalah salah satu upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.  Apakah Lesson study itu ?

Sejarah Perkembangan Lesson Study

Berkembang di Jepang mulai tahun 1900 – an. Nama aslinya jugyokenkyu: jugyo = lesson (pembelajaran), kenkyu = study/research(penelitian/pengkajian). Jadi lesson study adalah pengkajian terhadap pembelajaran.  Mulai dipelajari di Amerika tahun 1995, ketika TIMMS (Third International Mathematics and Science Study) melaporkan siswa Jepang punya ranking tinggi di bidang matematika. Lesson study adalah bentuk pengembangan keprofesionalan guru secara Kolaboratif  yang memfokuskan pada pengembangan berpikir siswa.
Apa Tujuannya ?
Lesson study bertujuan meningkatkan kualitas belajar siswa di kelas, yang melalui langkah-langkah kegiatan meliputi :

  • Merencanakan pembelajaran
  • Melaksanakan pembelajaran
  • Mendiskusikan dan merefleksikan
Beda Lesson Study – PTK

Unsur

Lesson Study

PTK

Waktu Berkesinambungan sepanjang karir guru Tergantung dana (praktek-nya tdk berkesinambungan)
Pelaksanaan Sekelompok guru bidang studi  yang sama, mengajar pd tingkatan kelas yang sama Kolaborasi guru-dosen, guru sendiri, atau dosen sendiri
Tujuan Meningkatkan pemahaman: bagaimana siswa berpikir agar dapat mengembangkan pembelajaran Meningkatkan praktek pembelajaran
Tahap pelaksanaan Merancang bersama, melaksanakan, mengamati, merevisi, melaksanakan lagi Merancang, melaksanakan, mengamati, refleksi, merancang lagi, dst
Hasil Laporan ttg pembelajaran yang dilakukan selama Lesson study Laporan menguraikan: penerapan tindakan dan hasilnya
Karakteristik Lesson Study
1. Meningkatkan pembelajaran di kelas
2. Mendorong guru untuk selalu melakukan refleksi
3. Menfasilitasi guru untuk membentuk komunitas belajar
4. Mendorong guru untuk berani terbuka untuk diamati & diberi masukan oleh orang lain (fokus pengamatan bukan guru tetapi proses belajar siswa).
Dalam kegiatan lesson study terjadi proses kolaboratif  guru yaitu :
• Mengidentifikasi masalah pembelajaran
• Merancang skenario pembelajaran
• Membelajarkan siswa sesuai dengan skenario
• Mengevaluasi dan merevisi skenario pembelajaran
• Membelajarkan lagi skenario hasil revisi
• Mengevaluasi lagi
• Membagikan hasilnya ke guru-guru lainnya
Tahapan Lesson Study
ada tiga ( 3) tahapan dalam kegiatan lesson study yaitu :
• Plan (Perencanaan)
Mengidentifikasi tujuan pembelajaran, tujuan pengembangan jangka panjang dari siswa, dan merancang pembelajaran secara kolaboratif.
• Do/action (pelaksanaan)
Seorang guru membelajarkan siswa sesuai dengan rancangan yang telah dibuat bersama. Guru lain mengumpulkan data berkaitan dengan berpikir, belajar, berpartisipasi, dan berperilaku
See/reflection (post-class discussion)
 
Hal-hal yang perlu dilakukan dalam kegiatan see/reflection adalah :
  • Berbagi dan menganalisis data yang terkumpul dari pengamatan
  • Mempertanyakan bukti bahwa tujuan pembelajaran dan tujuan perkembangan siswa sudah diupayakan
  • Mempertanyakan perbaikan apa yang perlu dilakukan, bila perlu merevisi rencana pembelajaran
  • Membelajarkan ulang di kelas lain dan mengkajinya lagi
  • Menuliskan laporan: RP, aktifitas siswa, dan hasil refleksi
Pengembangan profesionalitas guru yang efektif dengan lesson study

Ciri

Keterangan

Melalui pengalaman Melibatkan guru secara langsung: mengajar, assesment, pengamatan
Fokus pengembangan berasal dari guru Pertanyaan dan keingintahuan guru: dasar pengembangan profesi
Orang yang terlibat Dari dalam & luar sekolah
Kolaboratif Memungkinkan guru berbagi pengetahuan dan pengalaman
Berpusat pada realitas Mengembangkan apa yang nyata dibelajarkan dan bgm cara membelajarkan
Berkelanjutan Pelaksanaan berkesinambungan
Berdasarkan bukti Merespon bukti: proses, hasil belajar & perkembangan siswa
Tidak berdiri sendiri Dikaitkan dengan aspek lain perubahan di sekolah


Demikian “oleh-oleh” yang aku bawa dari kegiatan diklat guru antropologi. Semoga sedikit “oleh-oleh” ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan guru semua, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Berikut foto-foto kegiatan lesson study yang aku ikuti :

This slideshow requires JavaScript.

About these ads

Posted on 13 Juni 2012, in Tulisanku. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.401 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: