Peristiwa Sejarah

MASUKNYA AGAMA ISLAM KE INDONESIA DAN KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM


TEORI MASUKNYA AGAMA ISLAM KE INDONESIA
1. Islam masuk dari Gujarat
Dibuktikan dengan adanya makam raja Islam di Samudera Pasai, yaitu Raja Malik AL Saleh, yang terbuat dari marmer. Ketika marmer tersebut retak terlihat bagian dalamnya ada relief yang menunjukkan seperti tembok kuil Hindu di Gujarat.
2. Islam masuk dari Persia
Di Persia ada suku yang bernama Leran, dan Di Indonesia juga ada kampung yang bernama Leran. Suku itulah yang dianggap datang ke Indonesia dan mengunakan nama suku mereka. Selain itu di Persia ada upacara peringatan wafatnya Husein dengan mengarak peti yang disebut Tabut. Sehingga bulan Muharram sering disebut juga bulan Tabut. Di Minangkabau dan Aceh ada juga yang menyebut bulan Muharram sebagai bulan Tabut. Hal ini dianggap sebagai pengaruh dari Persia.
3. Islam masuk dari Arab
Raja Samudera Pasai menggunakan gelar Al Malik seperti yang digunakan oleh raja di Mesir. Raja Samudera Pasai bermazhab syafii, dan mazhab Syafii sendiri yang terbesar waktu itu ada di mesir dan Mekkah.
4. Islam masuk pada abad ke 11
Ditemukannya nisan Fatimah Binti Maemun di Leran, Gresik yang berangka tahun 1082.
5. Islam masuk pada abad ke 13
Catatan perjalanan Marcopolo yang pernah singgah ke perlak Pada tahun 1292 dan berjumpa dengan orang-orang yang menganut agama Islam. Ditemukannya nisan makam raja Samudera Pasai, Sultan Malik Al Saleh yang berangka tahun 1297 M.PENYEBARAN AGAMA ISLAM
Agama Islam disebarkan oleh Wali Sanga:
1. Maulana Malik Ibrahim / Maulana Magribi yang diperkirakan berasal dari Arab dan dianggap sebagai perintis penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa.
2. Sunan Ampel / Raden Rahmat : murid Maulana Malik Ibrahim yang juga pendiri pondok pesantren di Ampel Denta Surabaya.
3. Sunan Bonang/ Mahdun Ibrahim : putra Sunan Ampel . Ia menciptakan beberapa lagu macapat yang didalamnya berisikan ajaran Islam, seperti tembang Durma.
4. Sunan Drajat/ Syarifuddin : putra Sunan Ampel. Ia menumpahkan kegiatan pada upaya peningkatan kesejahteraan fakir miskin, seperti zakat, infaq.
5. Sunan Giri/Raden Paku : sahabat karib sunan Bonang. Ia menitikberatkan pada bidang pendidikan.
6. Sunan Kalijaga/Jaka Said : sarana dakwah yang digunakan berupa pertunjukan wayang kulit.
7. Sunan Kudus / Ja’Far Shadiq : Ia mendapat kepercayaan dari kasultanan Demak untuk menjabat hakim tinggi dan panglima militer.
8. Sunan Muria / Raden Umar Syaid : menyampaikan dakwah melalui seni atau tembang macapat, seperti sinom dan kinanti.
9. Sunan Gunung Jati/ Syarif Hidayatullah : menyebarkan islam di Jawa Barat.

KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM

1. Samudera Pasai
Merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Didirikan oleh Laksamana Laut Mesih yang bernama Nazimuddin Al Kamil. Pada tahun 1285 M kerajaan Samudera Pasai dapat direbut oleh Marah Silu, sehingga dia diangkat menjadi raja dengan gelar Sultan Malik Al Saleh. Setelah meninggal, ia digantikan putranya Sultan Muhammad atau yang dikenal dengan nama Malik Al Tahir. Ia memerintah samapai tahun 1326 M, kemudian digantikan oleh Sultan Ahmad Malik Al Tahir.
2. Aceh
Didirikan oleh Sultan Ibrahim yang bergelar Sultan Ali Mughayat Syah atau disebut juga Sultan Ibrahim. Kerajaan Aceh mencapai masa keemasan pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Selanjutnya Sultan Iskandar Muda digantikan oleh menantunya yaitu Iskandar Tani.
3. Demak
Kesultanan Demak didirikan oleh seorang adipati yang bernama Raden Patah. Untuk menghadapi Portugis Armada Denak yang dipimpin Pati Unus (Putra Raden Patah) melancarkan serangan terhadap Portugis di Malaka. Oleh karena itu Pati Unus diberi Gelar Pangeran Sabrang Lor yang artinya pangeran yang pernah menyeberangi lautan di sebelah Utara kesultanan Demak. Setelah Raden Patah meninggal, ia digantikan oleh Pati Unus, selanjutnya Pati Unus diganti oleh Trenggana. Setelah sultan Trenggana meninggal, terjadi pertikaian antara Pangeran Sekar Seda ing Lepen (adik Trenggana)dengan Pangeran Prawoto (anak trenggana). Pangeran Prawoto berhasil membunuh pangeran Sekar Seda Ing Lepen. Tetapi kemudian Pangeran Prawoto dibunuh oleh Arya Penangsang (anak Pangeran Sekar Seda ing Lepen). Arya penangsang kemudian tampil menjadi sultan Demak ke 4. Pemerintahan Arya Penangsang dipenuhin dengan kekacauan karena banyak orang yang tidak suka dengannya. Hingga pada akhirnya seorang adipati Pajang bernama Adiwijaya atau Jaka Tingkir atau Mas Karebet berhasil membinasakan Arya Penangsang. Setelah kematian Arya Penangsang, kerajaan Demak berpindah ke tangan Jaka Tingkir.
4. Pajang
Pendiri Kesultanan Pajang adalah Adiwijaya. Setelah Sultan Adiwijaya meninggal, seharusnya pangeran Benawa yang menduduki tahta Pajang, akan tetapi ia disingkirkan oleh Arya Pangiri (putra pangeran Prawata). Tindakan Arya Pangiri menimbulkan upaya-upaya perlawanan, hal ini kemudian dimanfaatkan oleh Pangeran Benawa untuk merebut kembali tahta Pajang. Karena itu, ia menjalin kerjasama dengan Mataram yang dipimpin oleh Sutawijaya. Setelah Arya PAngiri dapat dikalahkan, pangeran Benawa justru menyerahkan kekuasaan pada Sutawijaya. Selanjutnya Sutawijaya memindahkan Pajang ke Mataram sehingga berakhirlah kekuasaan Pajang.
5. Mataram Islam
Mataram merupakan hadiah dari Adiwijaya kepada Ki Ageng Pamanahan karena ia telah berjasa membantu Adiwijaya menaklukkan Arya Penangsang. Ketika Ki Ageng Pamanahan meninggal, Mataram di pegang oleh putranya, Sutawijaya. Sutawijaya diangkat menjadi Adipati Mataram dan diberi gelar Senopati ing Alogo Sayidin Panatagama yang berarti panglima perang dan pembela agama. Sepeninggal Senopati, Tampuk kekuasaan dipegang oleh putranya (Mas Jolang), tetapi Mas Jolang meninggal sebelum berhasil memadamkan banyak pemberontakan. Penggantinya adalah Raden Rangsang atau lebih dikenal dengan Sultan Agung. Pada masa pemerintahan Sultan Agung, Mataram mencapai masa kejayaan. Akan tetapi Mataram mulai mengalami kemunduran ketika masa pemerintahan pengganti-pengganti Sultan agung, misal Amangkurat 1 dan Amangkurat 11. Kemunduran Mataram yang lebih utama karena aneksasi yang dilakukan Belanda. Setelah terjadinya perjanjian Gianti, kerajaan Mataram dipecah menjadi dua bagian menjadi Kerajaan Surakarta dan Kerajaan Yogyakarta. Lebih dadi itu, dengan adanya Perjanjian Salatiiga, Kerajaan Surakarta terpecah lagi menjadi dua yaitu Mangkunegaran dan Pakualaman/kasunanan.
6. Cirebon
Kasultanan Cirebon didirikan oleh Syarief Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Dengan bantuan Fatahillah, kesultanan Cirebon dapat meluaskan kekuasaannya meliputi Jayakarta dan Pajajaran. Kemenangan-kemenangan fatahillah membuat Sunan Gunung Jati tertarik dan menjodohkan Fatahillah dengan Ratu Wulung Ayu. Ketika Sunan Gunung Jati sudah menua, Kesultanan Cirebon diserahkan kepada putranya Pangeran Muhammad Arifin dengan gelar Pangeran Pasaran Pasarean. Sepeninggal Pangeran Pasarean, kedudukan Sultan diserahkan kepada Pangeran Sebakingking atau yang bergelar Sultan Maulana Hasanuddin. Pada abad ke 17 terjadi perselisihan dalam keluarga, sehingga kasultanan Cirebon pecah menjadi dua yaitu Kasepuhan dan Kanoman.
7. Banten
Daerah Banten di Islamkan oleh Sunan Gunung Jati. Pemerintahan dipegang oleh Sultan Maulana Hasanuddin. Setelah Sultan Hasanuddin meninggal, ia digantikan oleh putranya Maulana Yusuf. Kesultanan Banten mencapai masa keemasan pada masa Sultan Ageng Tirtayasa. Akhir pemerintahan Sultan ageng ditandai dengan persengketaan dengan putranya Sultan Haji yang bersekongkol dengan Belanda.
8. Makasar
Pada abad ke 16 di Sulawesi Selatan terdapat dua kerajaan yaitu Goa dan Tallo. Kedua kerajaan itu bersatu dengan nama Goa-Tallo atau Makasar dengan ibu kota di Sombaopu, dan dikenal sebagai kerajaan Islam pertama di sulawesi. Raja-rajanya adalah Raja Goa Daeng Manribia dengan gelar Sultan Alauddin. Mangkubuminya adalah Raja Talolo Karaeng Matoaya bergelar Sultan Abdullah. Sultan Hasanuddin, yang pada masa pemerintahannya adalah puncak kejayaan Makasar.
9. Ternate dan Tidore
Kerajaan Ternate berdiri kira-kira abad ke 13. Ternate mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Baabullah. Sedangkan raja yang terkenal dari Tidore adalah Sultan Nuku.

PERANG DUNIA I ( 1914-1918)

a. Sebab-sebab Perang Dunia I

Meletusnya Perang Dunia I terdapat dua sebab yang mempengaruhi, yaitu sebab-sebab umum dan sebab-sebab khusus.

Sebab – sebab Umum :

1. Kemajuan industri; kemajuan industri di Eropa menimbulkan masalah baru dalam

kehidupan masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya.

2. Politik Kolonialisme dan Imperialisme; kemajuan industri yang dicapai itu

mengakibatkan munculnya politik kolonialisme dan imperialisme.

3. Politik Mencari Kawan; keadaan fisik dan politik yang semakin tegang merupakan

salah satu sebab yang mendorong negara-negar untuk mencari kawan dalam

menghadapi lawan.

4. Perdamaian Bersenjata; pada mulanya memang tidak ada perang, tetapi suasana tetap

tegang dan panas.

Sebab Khusus :

Terbunuhnya Putra Mahkota Austria Francis Ferdinand di Sarajevo pada tanggal 28 Juni 1914 oleh Gavrilo Princip (anggota gerakan Serbia Raya). Kejadian tersebut menyulut meletusnya Perang Dunia I. Ketika itu, ia bersama istrinya mengadakan kunjungan untuk melihat dari dekat latihan perang di daerah Bosnia. Ternyata latihan perang itu dianggap sebagai tantangan oleh pihak Serbia Raya (yang didukung oleh Rusia). Kemudian Austria mengirim ultimatum kepada Serbia yang disusul dengan pengumuman perang.

b. Jalannya Perang Dunia I

Pihak-pihak yang terlibat dalam Perang Dunia I adalah:

1. Pihak Sentral (blok Jerman) yang terdiri dari 4 negara yaitu Jerman, Turki, Bulgaria,

Austria-Hongaria.

2. Pihak Sekutu (blok Perancis) yang terdiri dari 23 negara yang antara lain: Perancis,

Rusia, Inggris, Italia, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal,

Jepang dan lain-lain.

c. Akhir Perang Dunia I (11 Nopember 1918)

Kekalahan Jerman di Front Barat mengakibatkan kehidupan rakyat semakin bertambah susah. Keadaan Jerman seperti ini menimbulkan gerakan dari kaum komunis (spartacis) yang hendak menggulingkan pemerintahan. Jerman menghadapi serangan dua kali yaitu dari pihak sekutu dan pemberontakan dari kaum komunis. Karena serangan itu Jerman terpaksa menyerah pada tahun 1918. Hitler menamakan gerakan spartacis itu sebagai tusukan pisau dari belakang punggung Jerman, yang menyebabkan Kaisar Wilhelm II turun takhta dan pemerintahan dipegang oleh Elbert (beraliran sosialis). Akhirnya, Jerman dijadikan republik dan selanjutnya menyerah kepada pihak sekutu.

Sementara itu di Austria timbul pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan oleh kaum komunis dan kaum Slavia, yang mengakibatkan Kaisar Karl (pengganti Kaisar Frans Joseph II) terpaksa turun takhta tahun 1918 sehingga Austria-Hongaria menjadi republik.

Setelah Perang Dunia I berakhir, baik negara-negara yang menang perang maupun negara-negara yang kalah perang sibuk mengadakan perjanjian-perjanjian perdamaian seperti;

1) Perjanjian Versailles (28 Juni 1918) antara pihak Jerman dengan Sekutu, yang isinya:

a) Jerman menyerahkan Alsace-Lorraine kepada Perancis dan Eupen-Malmedy

kepada Belgia.

b) Danzig dan sekitarnya menjadi kota merdeka di bawah LBB.

c) Jerman kehilangan semua tanah jajahannya yang diambil oleh Inggris,

Perancis, dan Jepang.

d) Jerman harus membayar ganti rugi perang sebesar 132 Milyar Mark emas.

e) Angkatan perang Jerman diperkecil.

f) Kapal perang maupun kapal dagang Jerman diambil alih oleh Inggris. Daerah

Jerman sebelah barat Sungai Rhijn (Rhein) diduduki oleh sekutu selama 15 tahun

Dalam perjanjian Versailles itu peranannya dipegang oleh Woodrow Wilson (Presiden USA), Georges Clemenceau (Perancis), Lloyd George (Inggris) dan Vittorio Emanuele Orlando (Italia). Keempat orang ini dikenal dengan The Big Four.

2) Perjanjian St. Germain (10 Nopember 1919) antara Sekutu dengan Austria yang isinya

antara lain:

a) Tidak diperkenankan adanya gabungan Jerman-Austria.

b) Austria harus menyerahkan daerah Tirol Selatan, Istria kepada Italia dan

Bohemia, Moravia kepada Cekoslowakia.

3) Perjanjian Neuilly (27 Nopember 1919) antara pihak sekutu dengan Bulgaria yang

isinya adalah Bulgaria menyerahkan daerah pantai Aegia kepada Yunani.

4) Perjanjian Trianon (4 Juni 1920) antara sekutu dengan Hongaria yang isinya antara

lain:

a) Daerah Hongaria diperkecil.

b) Keluarga Hapsburg tidak boleh menjadi raja di Austria-Hongaria.

5) Perjanjian Sevres (20 Agustus 1920) antara Sekutu dengan Turki yang isinya antara

lain:

a) Daerah Turki diperkecil dan hanya tinggal kota Konstantinopel dan

sekitarnya.

b) Daerah yang penduduknya bukan orang Turki harus dilepaskan.

c) Smyrna dan Thracia diduduki oleh Yunani.

d) Dardanella, Laut Marmora, Selat Bosporus harus dibuka untuk kapal-kapal

dari semua bangsa.

e) Armenia diberi status merdeka.

f) Kurdi merdeka.

PERANG DUNIA II (1939-1945)

Meletusnya Perang Dunia II tahun 1939 disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

1) Sebab-sebab umum meletusnya Perang Dunia II di antaranya:

a) Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa dalam menjalankan tugasnya.

b) Munculnya politik alinasi (politik mencari kawan).

c) Kekacauan dalam bidang ekonomi.

d) Munculnya paham ultranasionalisme (nasionalisme yang berlebih-lebihan).

e) Jerman tidak mengakui lagi Perjanjian Versailles.

2) Sebab khusus: menurut Perjanjian Versailles wilayah Prusia Timur (Jerman) dipisahkan dari Jerman dengan dibentuknya negara Polandia (jalan keluar Jerman menuju ke laut). Di tengah-tengah negara Polandia terletak kota Danzig yang dituntut oleh Jerman, karena penduduknya adalah bangsa Jerman. Sedangkan Polandia menolak untuk menyerahkan kota Danzig, bahkan Polandia menjalin hubungan dengan mengadakan perjanjian dengan Inggris, Perancis, Rumania dan Yunani dengan suatu keputusan untuk saling menjamin kemerdekaan masing-masing negara. Hitler menjawab dengan mengadakan Perjanjian Jerman-Rusia (23 Agustus 1939), yaitu perjanjian non-agresi, di mana kedua negara tidak akan saling menyerang. Pada tanggal 1 September 1939, Jerman menyerang Polandia dan meletuslah Perang Dunia II. Selanjutnya tanggal 3 September 1939 Inggris dan Perancis mengumumkan perang kepada Jerman.

Dengan adanya perjanjian Jerman-Rusia (23 Agustus 1939), Jerman merasa terlindung dari segala intimidasi khususnya dengan Rusia. Di lain pihak, sekutu mendapat bantuan dari Amerika Serikat (yang mula-mula merupakan negara netral, tetapi kemudian memihak sekutu) dengan:

1) Land Lease Bill (1941); Sekutu boleh meminjam atau menyewa kebutuhan perang

dari Amerika Serikat.

2) Cash and Carry (1941); sekutu boleh membeli kebutuhan perang dari Amerika

Serikat dengan membayar kontan, tetapi transport diurus sendiri.

3) Pada tahun 1941 semua milik Jerman, Italia, dan Jepang dibekukan oleh Amerika

Serikat.

Dengan demikian Amerika Serikat cepat mengarah pada peperangan untuk melawan pihak As (poros). Pulau Hijau (Greenland) dan Pulau Es (Iceland) diduduki oleh Amerika Serikat dalam rangka pertahanannya. Industri Amerika Serikat dikembangkan seluas mungkin, sehingga merupakan gudang kebutuhan perang bagi negara-negara sekutu (Arsenal of Democracy).

Pada tanggal 8 Desember 1941, Pearl Habour diserang oleh Jepang dan pada tanggal 9 Desember 1941 Amerika Serikat mengumumkan perang kepada Jepang. Tanggal 11 Desember 1941 Jerman dan Italia mengumumkan perang kepada Amerika Serikat, sehingga perang meluas dan meliputi seluruh dunia.

Jalannya Perang Dunia II terjadi dalam tiga periode:

1) Periode Permulaan (1939-1942) pihak As (Jerman) menang dan pihak sekutu kalah.

2) Turning Point, (saat-saat membalik) (tahun 1942).

3) Periode terakhir (1943-1945) pihak As (Jerman) berhasil dikalahkan oleh pihak

sekutu.

Setelah Perang Dunia II berakhir, maka negara-negara yang terlibat dalam perang itu, baik yang menang perang maupun yang kalah perang menempuh upaya perdamaian. Upaya perdamaian itu dilakukan dengan perjanjian perdamaian. Berbagai perjanjian perdamaian yang pernah dilakukan di antaranya:

1) Konferensi Postdam (2 Agustus 1945) antara Jerman dengan Sekutu yang dihadiri oleh

Presiden Amerika Serikat Harry S. Truman, Pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin dan

perwakilan dari Inggris Clement Richard Attlee, telah melahirkan keputusan-keputusan

antara lain:

a) Jerman dibagi atas empat daerah pendudukan yaitu Jerman Timur dikuasai oleh Rusia,

Jerman Barat dikuasai oleh Amerika Serikat, Inggris, Perancis. Begitu pula kota Berlin

yang terletak di tengah-tengah daerah pendudukan Rusia dibagi menjadi empat yaitu

Berlin Timur dikuasai oleh Rusia dan Berlin Barat dikuasai oleh Amerika Serikat, Inggris

dan Perancis.

b) Danzig dan daerah Jerman bagian timur Sungai Order dan Neisse diberikan kepada

Polandia.

c) Demiliterisasi Jerman.

d) Penjahat perang harus dihukum.

e) Jerman harus membayar ganti rugi perang.

2) Perjanjian Perdamaian Sekutu dengan Jepang (1945 di Jepang) melahirkan

keputusan-keputusan antara lain:

a) Kepulauan Jepang diberikan kepada tentara pendudukan Amerika Serikat

(untuk sementara).

b) Kepulauan Kuril dan Sakhalin diserahkan kepada Rusia sedangkan Manchuria dan

Taiwan diserahkan kepada Cina. Kepulauan-kepulauan Jepang di Pasifik diserahkan

kepada Amerika Serikat. Korea akan dimerdekakan dan untuk sementara waktu

bagian selatan Korea diduduki oleh Amerika Serikat sedangkan bagian utara diduduki

oleh Rusia.

3) Perjanjian Perdamaian Sekutu dengan Italia (1945 di Paris) melahirkan

keputusan-keputusan antara lain:

a) Daerah Italia diperkecil.

b) Trieste menjadi negara merdeka di bawah PBB.

c) Abessynia dan Alabania dimerdekakan kembali.

d) Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil Inggris.

e) Italia harus membayar kerugian perang.

4) Perjanjian Perdamaian Sekutu dengan Austria (1945 di Austria) melahirkan

keputusan-keputusan antara lain:

a) Kota Wina dibagi atas 4 daerah pendudukan di bawah Amerika Serikat, Inggris,

Perancis, Rusia.

b) Syarat-syarat lain belum dapat ditentukan pada saat itu karena keempat negara

tersebut belum dapat mengadakan persetujuan.

5) Perjanjian Sekutu dengan Hongaria, Bulgaria, Rumania, Finlandia, ditentukan di Paris

tahun 1945 dan melahirkan keputusan-keputusan antara lain:

a) Masing-masing daerah tersebut diperkecil.

b) Masing-masing daerah harus membayar ganti rugi perang.

Perang Dunia II mempertemukan dua kekuatan besar yaitu :

a. Blok Sekutu, terdiri dari Inggris, Uni Sovyet, Amerika dan Cina

b. Blok AXIS ( Poros BEROTO), terdiri dari Jerman, Italia dan Jepang

Pemimpin – pemimpin dari Blok Sekutu antara lain :

1. Inggris : Sir Winston Churcill

2. Uni Sovyet : Joseph Stalin

3. Amerika : Franklin D Roosevelt

4. Cina : Chiang Kai Shek

Pemimpin – pemimpin Blok AXIS antara lain :

1. Jerman : Adolf Hittler

2. Italia : Bennito Mussolini

3. Jepang : Hideki Tojo

Pemimpin Blok Sekutu ( Ki-Ka : Churcill, Roosevelt dan Stalin)


Pemimpin Blok AXIS ( ki-ka : Mussolini – Hittler )

Akhir Perang Dunia II :
Secara resmi Perang Dunia II berakhir pada tanggal 14 Agustus 1945 yang ditandai dengan menyerahnya Jepang dari Sekutu setelah dua kota di Jepang, Hiroshima – Nagasaki, dibom oleh Sekutu dengan bom atom yang dibuat olehAlbert Einstein.

Gambar-gambar Perang Dunia II

Akibat Perang Dunia II :

1) Akibat Perang Dunia II dalam sektor politik.

a) Amerika Serikat tidak saja keluar sebagai negara pemenang dalam Perang Dunia II,

tetapi juga sebagai negara penyebab kemenangan sehingga kedudukannya memuncak

setinggi-tingginya.

b) Rusia keluar dari Perang Dunia II menjadi kekuatan raksasa yang luar biasa sehingga

ditakuti oleh negara-negara lainnya dan kemudian menjadi saingan berat bagi Amerika

Serikat.

c) Terjadinya perebutan hegemoni antara Rusia dengan Amerika Serikat di dunia.

d) Jatuhnya imperialisme politik yang disebabkan munculnya nasionalisme di Asia dan

mulai berkobar dengan hebatnya menentang imperialisme negara-negara Barat

(Eropa).

e) Politik mencari kawan (politik aliansi).

f) Balance of Power Policy mengakibatkan politik aliansi yang berdasarkan atas

kemauan bersama Collective Security) sehingga timbulnya:

· North Atlantic Pact (Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Belgia, Luxemburg, Norwegia, Kanada) merupakan perjanjian militer, di mana serangan terhadap salah satu negara itu. Organisasi ini lebih dikenal dengan nama North Atlantic Treaty Organization (NATO).

· Middle Eastern Treaty Organization (METO) dibentuk pada tahun 1955 dan terdiri dari negara-negara Turki, Irak, Pakistan, Iran. Terbentuknya METO mendapat tantangan dari Mesir.

· South East Asian Treaty Organization (SEATO) yang merupakan rantai pertahanan

Amerika Serikat di pasifik adalah usaha untuk membendung kekuatan komunis.

Indonesia tidak mau ikut serta di dalamnya. Semua dilakukan untuk mengepung

kekuatan Rusia oleh Amerika Serikat. Rusia menjawab tantangan tersebut dengan

mendirikan negara-negara sekitar Rumania untuk benteng pertahanan.

g) Munculnya politik pemecah belah terhadap negara-negara seperti Jerman, Austria,

Wina, Trieste, Korea, Indo-Cina. Mereka dipecah menjadi beberapa negara

pendudukan yang berlainan ideologi dan juga disusupi oleh paham-paham yang

berbeda sehingga mereka akan tetap dan selalu bersaing.

2) Akibat Perang Dunia II dalam sektor ekonomi.

Setelah Perang Dunia II berakhir, keadaan Eropa sangat kacau dan semakin parah sehingga Eropa tenggelam dalam kesengsaraan dan penderitaan. Amerika Serikat muncul sebagai negara kreditor bagi seluruh dunia. Amerika Serikat mengetahui bahwa Eropa yang rusak akan mudah dicengkeram oleh Rusia dengan komunismenya, karena itu Eropa dan juga negara lainnya harus dibantu. Berkaitan dengan itu ada beberapa lembaga donatur di antaranya:

a) Truman Doctrine (1947), lembaga ini memberi bantuan ekonomi dan militer kepada Yunani dan Turki.

b) Marshall Plan (1947), lembaga ini memberi bantuan ekonomi dan militer untuk

membangun kembali ekonomi atas rencana yang terlebih dahulu dibuat oleh negara-

negara Eropa dan disetujui oleh Amerika Serikat.

c) Point Four Truman. Lembaga ini memberi bantuan kepada negara-negara yang masih

memerlukan bantuan di Asia, dalam bentuk bantuan ekonomi dan militer (Mutual

Security Act = MSA).

d) Colombo Plan (ciptaan Inggris), lembaga ini mengutamakan kerja sama antarnegara di

bidang ekonomi dan kebudayaan.

3) Akibat Perang Dunia II dalam sektor sosial.

Reaksi yang muncul dalam bentuk kerja sama di antara bangsa-bangsa di dunia. Salah satu berlatar belakang akibat Perang Dunia II ini mendorong masyarakat dunia untuk membentuk United Nation Relief and Rehabilitation Administration (UNRRA) dengan membantu masyarakat yang menderita dalam bentuk:

a) Memberikan makan orang-orang yang terlantar.

b) Mengurus pengungsi-pengungsi dan mempersatukan para anggota keluarga yang terpisah akibat perang.

c) Mendirikan rumah sakit dan balai pengobatan.

d) Mengerjakan kembali tanah-tanah yang telah rusak.

4) Akibat Perang Dunia II dalam sektor kerohanian.

Kesengsaraan yang berkepanjangan akibat Perang Dunia II mendorong manusia untuk mewujudkan perdamaian yang abadi. Niat ini semakin kuat setelah Liga Bangsa-Bangsa gagal dalam usaha mencari perdamaian. Maka pada tahun 1946, Liga Bangsa-Bangsa dihapuskan dan diganti dengan United Nations Organization (UNO) atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

PERUBAHAN POLITIK DUNIA SETELAH PD II

Perkembangan Politik Dan Ekonomi Dunia Setelah Perang Dunia II Dan Perang Dingin

a. Kekuatan Negara-negara Adikuasa

Perang Dunia II berakhir dengan kemenangan pihak sekutu yang terdiri dari Inggris, Perncis, Uni Soviet, dan Amerika Serikat. Kemenangan yang diraih pihak sekutu itu tidak terlepas dari peran Amerika Serikat. Pasukan sekutu yang mendapat bantuan tentara, perlengkapan, dan persenjataan dari Amerika Serikat menganggap bahwa peran Amerika Serikat sangat menentukan dalam kemenangan yang diraih oleh pihak sekutu. Di medan perang Asia-Pasifik, pemboman terhadap Hiroshima (6 Agustus1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) jelas mempercepat menyerahnya Jepang kepada pihak sekutu.

Sedang di medan perang Eropa, pasukan Amerika Serikat bersama pasukan Inggris dan Perancis berhasil mendesak pertahanan Jerman dan Italia serta memaksa kedua negara tersebut menyerah kepada pihak sekutu. Pada pasca perang, peranan Amerika Serikat sangat besar dalam memberikan bantuan kepada negara-negara Eropa Barat untuk membangun kembali perekonomiannya.

Uni Soviet juga turut berperan terhadap kemenangan pasukan sekutu, yaitu dengan melakukan pembebasan Eropa bagian timur dari tangan Jerman. Uni Soviet juga mempergunakan kesempatan untuk meluaskan pengaruhnya, dengan cara mensponsori terjadinya terjadinya perebutan kekuasaan di berbagai negara Eropa Timur seperti Bulgaria, Albania, Hongaria, Rumania, Polandia, dan Cekoslowakia, sehingga negara-negara tersebut masuk ke dalam pengaruh pemerintahan komunis Uni Soviet.

Berakhirnya Perang Dunia II telah mengubah perkembangan politik dunia. Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai negara pemenang muncul menjadi kekuatan raksasa. Dua negara tersebut memiliki perbedaan ideologi, yaitu Amerika Serikat memiliki ideologi liberal-kapitalis, sedangkan Rusia berideologi komunis.

Meluasnya pengaruh Uni Soviet sesudah Perang Dunia II di Eropa Timur sangat mencemaskan negara-negara Eropa Barat, terutama Inggris dan Perancis. Kecemasan ini mebuat negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat mendirikan suatu pakta pertahanan yang dikenal dengan nama NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau Organisasi Pertahanan Atlantik Utara.

Untuk mengimbangi kekuatan NATO, pada tahun 1955 Uni Soviet mendirikan suatu pakta pertahanan yang diberi nama Pakta Warsawa. Anggota Pakta Warsawa terdiri dari negara-negara Uni Soviet, Albania, Bulgaria, Cekoslowakia, Jerman Timur, Hongaria, Polandia dan Rumania.

b. Perang Dingin

Perang dingin adalah perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwujudan dari konflik-konflik kepentingan, supremasi, perbedaan ideologi dan lain-lain antara Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.

Pada mulanya, guna mengakhiri Perang Dunia II, Uni Soviet dan Amerika Serikat bersekutu dan menjalin hubungan untuk menghadapi NAZI Jerman di bawah pimpinan Adolf Hitler. Amerika Serikat pernah mengirim bantuan tentara ke Uni Soviet untuk menggempur pasukan Jerman.

Ketegangan paling awal dari persaingan ini, yang kemudian dikenal dengan sebutan Cold War (Perang Dingin), dimulai sejak pembagian Jerman menjadi dua wilayah, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur. Pembagian dua negara Jerman pasca PD II itu berakibat pada pembagian kota Berlin menjadi Berlin Barat dan Berlin Timur. Berlin Barat dikuasai oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis, sedangkan Berlin Timur dikuasai oleh Uni Soviet.

Doktrin Truman merupakan model bantuan ekonomi yangdilancarkan oleh Amerika Serikat untuk membendung pengaruh komunis di negara-negara Eropa.bantuan yang diberikan tersebut tidak hanya berupa bantuan keuangan, tetapi juga bantuan militer dan penasihat militer. Menurut teori Domino, jika satu negara jatuh maka berjatuhanlah negara-negara tetangga lainnya, sehingga semua negara akan jatuh. Doktri Truman merupakan langkah awal dari kebijakan AS terhadap ancaman masuknya pengaruh Uni Soviet.

Perang dingin juga ditandai dengan terjadinya Perang Korea. Setelah berakhirnya PD II, tentara Uni Soviet menyerbu Korea dari Utara dan memusnahkan sisa-sisa kekuatan tentara Jepang (12 Agustus 1945). Sementara itu, pada bulan september 1945 Amerika Serikat mendaratkan pasukannya di Korea bagian selatan. Dengan demikian di Korea terdapat dua daerah pendudukan, yaitu Korea Utara oleh Uni Soviet dan Korea Selatan berada di bawah pengaruh Amerika Serikat dengan garis Lintang 38 derajat sebagai garis pemisah.

Karena usaha mempersatukan Korea tidak tercapai, maka Korea Selatan membentuk negara Republik Korea dengan ibu kotanya Seoul dan Syangman Rhee sebagai Presiden (15 Agustus 1948). Di pihak lain, Korea Utara mendirikan Republik Demokrasi Rakyat Korea dengan ibu kota Pyong Yang di bawah pimpinan Perdana Menteri Kim II Sung (September 1948).

Pertentangan antara Korea Utara dan Korea Selatan semakin lama semakin tajam. Pada tanggal 25 Juni 1950, sekitar 60.000 tentara Korea Utara (dengan bantuan tank dan jet tempur) menyerbu Korea Selatan melewati garis Lintang 38 derajat. Pada taggal 30 Juni 1950, tentara Korea Utara menguasai ibu kota Korea Selatan, Seoul.

PBB kemudian ikut campur dalam peperangan itu dan menyerukan agar anggota-anggotanya memberikan bantuan kepada Korea Selatan. Di bawah Komando Jenderal Mac Arthur (Amerika Serikat), pasukan PBB sebagai pasukan gabungan mendarat di Inchon dan mengadakan serangan pembalasan. Tentara Korea Utara berhasil dipukul mundur dan tentara PBB berhasil melintasi Garis Lintang 38 derajat. Pasukan PBB berhasil menerobos daerah Korea Utara sampai tapal batas Mansuria.

Dalam keadaan terdesak, Korea Utara mendapat bantuan dari RRC yag menerjunkan puluhan ribu pasukannya, sehingga pasukan PBB mundur kembali ke daerah Korea Selatan sampai batas Garis Lintang 38 derajat.

Perang Korea yang berlangsung demikian hebatnya selama kurang lebih 3 tahun akhirnya berakhir pada tanggal 27 Juli 1953 dengan ditandatangani persetujuan gencatan senjata di Pamunjom.

SEATO (South East Asia Treaty Organization) beranggotakan Amerika Serikat, Inggris, Perancis, New Zealand, Australia, Pakistan, Thailand dan Filipina.

PERKEMBANGAN EKONOMI DUNIA SETELAH PD II

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya krisis ekonomi dunia (malaisse) adalah :

1. Over produksi dalam bidang industri dan pertanian yang mengakibatkan merosotnya

harga-harga barang dan hasil bumi (pertanian) karena tidak tertampungnya barang

oleh daerah pemasaran.

2. Lenyapnya (hilangnya) daerah pemasaran untuk barang-barang industri dan pertanian.

3. Terjadinya kredit macet

4. Kemiskinan akibat Perang Dunia II.

Setelah Perang Dunia II berakhir, negara-negara di dunia mengalami kehancuran yang luar biasa. Kehancuran perekonomian ini melanda negara-negara yang menjadi medan peperangan, baik di Eropa maupun di luar Eropa.

Pada tahun 1943 di Washington (Amerika Serikat) dibentuk suatu badan dengan tugas pokoknya untuk memberikan bantuan kepada negara-negara Eropa yang pernah diduduki oleh pasukan Jerman. Badan itu bernama UNRRA (United Nations Relief Rehabilitation Administration). Tugas badan ini meringankan penderitaan dan memulihkan daya produksi rakyat yang tinggal di daerah-daerah bekas pendudukan Jerman.

Pada tahun 1948 UNRRA dibubarkan karena tugas memberikan bantuan untuk pembangunan kembali Eropa telah dilaksanakan oleh ERP (European Reconstruction Plan = Rencana Pembangunan Kembali Eropa). ERP ini juga dikenal dengan Marshall Plan.

KELAHIRAN NEGARA BARU

a. Republik Rakyat Cina

Pada akhir Perang Dunia II, Cina muncul sebagai negara besar dan menjadi salah satu dari The Big Five (Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, Perancis, Cina). Cina yang dimaksud adalah Cina Nasionalis di bawah Presiden Chiang Kai Shek. Sementara itu, terjadi bentrokan golongan nasionalis (Kuo Min Tang) dengan golongan komunis (Kung Chang Tang). Maka perang tidak dapat dicegah lagi dan meletus tahun 1946.

Setelah seluruh daratan Cina jatuh ke tangan Kung Chang Tang, maka pada tanggal 1 Oktober 1949 diproklamirkan berdirinya Republik Rakyat Cina (RRC), dengan ibu kotanya Beijing dan presidennya Mao Tse Tung. Pemerintahan RRC segera diakui oleh Uni Soviet dan negara-negara komunis lainnya. Beberapa negara non komunis juga mulai megakuinya seperti Myanmar, India, Inggris, Perancis dan lain-lain. Sedangkan Amerika Serikat tidak mengakuinya, sebaliknya mengakui pemerintahan Chiang Kai Shek di Taiwan. Amerika juga menentang hadirnya Republik Rakyat Cina (RRC) di PBB.

b. Republik Rakyat Korea Selatan

Pada bulan September 1945, Amerika Serikat mendaratkan pasukannya di Korea Selatan. Sehingga di Korea terdapat dua daerah pendudukan yaitu Korea Utara yang dikuasai oleh Uni Soviet dan Korea Selatan yang dikuasai oleh Amerika Serikat. Korea Selatan berbentuk negara Republik Korea dengan ibu kotanya Seoul dan Syngman Rhee sebaagai presiden (15 Agustus 1948). Sedangkan Korea Utara berbentuk negara Republik Demokrasi Rakyat Korea dengan ibu kotanya Pyongyang dibawah pimpinan Perdana Menteri Kim II Sung (September 1948).

c. Singapura

Pada tahun 1946 Singapura menjadi Crown Colony dari kerajaan Inggris. Kedudukannya sama dengan negara-negara di Malaka. Kemudian pada tahun 1959, mendapat pemerintahan sendiri sebagai negara merdeka, selanjutnya bulan Sepetember 1963 Sabah dan Serawak, Singapura bergabung dengan Malaysia. Tetapi sejak 9 Agustus 1965, Singapura menarik diri dari Malaysia dan menjadi Republik Singapura hingga kini.

d. Indo-Cina

Sejak tahun 1940, Indo-Cina yang menjadi jajahan Perancis diduduki oleh Jepang. Indo-Cina dijadikan sebagai basis untuk penyerbuan ke Malaka oleh Jepang. Sementara itu terjadi gerakan rakyat yang bersenjata dan bersatu menentang Jepang. Gerakan rakyat yang bersatu terkoordinasi dalam gerakan Vietminh atau Vietnam Doc Lap Dong Minh Hoa (Persatuan Kemerdekaan Vietnam). Gerakan ini dipimpn oleh Nguyen Ai Quoc yang lebih dikenal dengan nama Ho Chi Minh. Pasukan Vietminh berhasil menguasai Indo-Cina utara sedang pihak Jepang mengangkat Raja Bao Dai sebagai pimpinan Indo-Cina. Setelah Jepang menyerah maka Raja Bao Dai segera diturunkan dari takhta. Ho Chi Minh memproklamasikan kemerdekaan Indo-Cina pada tanggal 22 Agustus 1945. Republik baru itu disebut Republik Vietnam. Presiden Pertama adalah Ho Chi Minh.

Pasukan Sekutu diwakili oleh pasukan Cina menduduki Indo-Cina bagian utara. Indo-Cina bagian selatan diduduki oleh Inggris. Perancis segera masuk ke Indo-Cina dengan tujuan mengembalikan sistem penjajahannya dan tidak menyetujui pemerintahan Ho Chi Minh.

Pada tahun 1946, terjadi perundingan antara Vietnam dengan Perancis di Fontainebleau (Perancis). Perancis mengusulkan agar dibentuk 4 negara merdeka yaitu Vietnam, Laos, Kamboja, dan Chocin Cina. Keempat negara baru itu akan bergabung dengan Uni Perancis. Perundingan itu mengalami kegagalan dan pecah perang antara Vietnam dan Perancis sejak tahun 1946 sampai 1954. Pada bulan Maret 1949, Perancis mengangkat kembali Raja Bao Dai sebagai kepala negara Vietnam dalam lingkungan Uni Perancis, tetapi perang tetap berkobar. Pasukan Vietnam melakukan perang gerilya dipimpin oleh Jenderal Nguyen Giap, namun makin lama sifat perang berubah dari perang gerilya menjadi perang frontal. Pada tahun 1954 benteng Perancis di Dien Phu dikalahkan oleh pasukan Vietnam. Kejadian ini menyebabkan diadakannya gencatan senjata dan disusul dengan perundingan Jenewa (1954). Hasil perundingan tersebut sebagai berikut.

a) Pasukan Vietnam ditarik mundur dari Vietnam Selatan, Laos dan Kamboja.

b) Vietnam dibagi menjadi dua yaitu Vietnam Selatan di bawah Raja Bao Dai dengan

ibukotanya Saigon dan Vietnam Utara di bawah Ho Chi Minh dengan ibukotanya

Hanoi.

c) Pada tahun 1956, diadakan pemilihan umum untuk menentukan kehendak rakyat

tentang status Vietnam Utara, Vietnam Selatan, Kamboja dan Laos.

d) Pasukan Perancis akan ditarik mundur dari seluruh Vietnam.

Setelah Perang Dunia II, Laos menjadi monarki konstitusional di bawah pimpinan raja-raja dari Dinasti Luang Prabang. Sejak tahun 1949, Laos menjadi negara merdeka dalam lingkungan Uni Perancis. Dalam perundingan Jenewa (1954), kemerdekaan Laos diakui dengan Raja Somdet Prachao Sisavang Vong sebagai pemegang tampuk pemerintahannya.

Sesudah Perang Dunia II, Kamboja menjadi negara merdeka di bawah pimpinan Pangeran Norodom Sihanouk. Pada tahun 1947, Kamboja maju selangkah menjadi negara monarki yang berundang-undang dasar. Sementara itu, rasa tidak puas terhadap Perancis timbul juga di Kamboja, sehingga Pangeran Norodom Sihanouk pernah meninggalkan negaranya. Ia mengungsi ke Muangthai sambil mengancam akan membawa persoalan Kamboja ke Forum PBB. Keadaan dapat diatasi, maka Pangeran Norodom Sihanouk pulang ke negaranya. Pada tahun 1949, Kamboja diakui sebagai negara merdeka dalam lingkungan Uni Perancis. Pada tahun 1953, Kamboja keluar dari lingkungan Uni Perancis dan menjadi negara merdeka yang berdiri sendiri.

Pada akhir tahun 1941, Muangthai diduduki Jepang. Kemudian negara ini di dalam Perang Dunia II dipimpin oleh Luang Phibun Songram. Atas desakan Jepang, Muangthai menyatakan perang melawan sekutu. Selama itu beberapa wilayah Vietnam dan Semenanjung Malaya berhasil direbut. Namun tidak semua rakyat mendukung politik Phibun Songram. Rakyat di bawah pimpinan Pridi Bhanomyong mengadakan perjuangan di bawah tanah melawan Jepang. Ketika perang berakhir Muangthai mengalami nasib buruk tetapi Pridi Bhanomyong segera merebut kekuasaan dan berhasil menyelamatkan negaranya dari tekanan dan hukuman negara-negara Sekutu.

Dengan tertembaknya Raja Ananda Mahidol (1946) menyebabkan Jenderal Luang Phibun Songram (Pibul Songgram) memimpin negaranya. Songgram menunjukan sikap anti terhadap komunis. Oleh karena itulah, Amerika Serikat mengakuinya. Sebagai pengganti Raja Ananda Mahidol (yang tertembak mati tahun 1946) diangkat adiknya yang bernama Raja Phumiphon Aduldet yang baru berusia 19 tahun dan sedang belajar di Swiss. Dalam melaksanakan pemerintahannya, Phumiphon Aduldet dibantu oleh Dewan Kerajaan hingga tahun 1950.

PERANG DINGIN SERTA DAMPAKNYA BAGI DUNIA

Perang Dingin Serta Dampaknya Bagi Dunia

Perang Dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

· Paham demokratis-kapitalis yang dianut oleh Amerika Serikat berbeda bahkan

bertentangan dengan paham sosialis-komunis Uni Soviet.

· Amerika Serikat dan Uni Soviet mempunyai keinginan menjadi penguasa di dunia

dengan cara-cara yang baru.

Perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet menyangkut bidang yang sangat luas yaitu politik, ekonomi, militer, maupun ruang angkasa. Perebutan pengaruh yang paling menyolok antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet adalah dalam pakta pertahanan. Negara-negara Barat membentuk North Atlantic Treaty Organization (NATO) tahun 1949 sebagai suatu organisasi pertahanan. Sementara itu, Uni Soviet dengan negara-negara Blok Timur membentuk Pakta Warsawa (1955) atas dasar “Pact of Mutual Assistance and Unified Command”.

Pada mulanya Uni Soviet meluncurkan pesawat Sputnik I tanpa awak kapal (1957), kemudian diikuti oleh Sputnik II yang membawa seekor anjing. Amerika Serikat mengimbangi dengan meluncurkan Explorer I (1958), kemudian diikuti Explorer II, Discoverer dan Vanguard. Uni Soviet mengungguli dengan meluncurkan Lunik yang berhasil didaratkan ke bulan, dan kemudian ditandingi Amerika Serikat dengan pendaratan manusia di bulan.

Manusia angkasa (astronout) pertama yang diluncurkan Uni Soviet adalah Yuri Gagarin (1934-1968) dengan mengendarai pesawat ruang angkasa Vostok I yang berhasil mengitari bumi selama 108 menit (1961). Amerika Serikat kemudian menyusul dengan astronotnya yang pertama adalah Alan Bartlett Shepard, Jr (1923-1998) yang berada di luar angkasa selama 15 menit (1961). Uni Soviet menunjukan lagi kelebihannya dengan meluncurkan Gherman Stepanovich Titov (1935-…) yang mengitari bumi selama 25 jam dengan pesawat Vostok II. Disusul oleh Amerika Serikat yang meluncurkan John H. Glenn dengan pesawat Friendship VII yang berhasil mengitari bumi sebanyak tiga kali.

PERKEMBANGAN NASIONALISME DI ASIA DAN AFRIKA

1. Sebab-sebab Timbulnya Nasionalisme Asia Afrika

Sebelum imperialisme Barat masuk ke Timur, bangsa-bangsa di Asia pada umunya pernah memiliki negara kekuasaan yang jaya dan berdaulat. Kejayaan itu menimbulkan “harga diri” sehingga mereka akan memberontak bila harga diri tersebut diganggu.

Pelaksanaan imperialisme di Asia menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan bagi bangsa-bangsa yang terjajah, karena kaum imperialisme hanya mengeruk keuntungan demi kejayaan bangsanya sendiri. Kesengsaraan dan penderitaan inilah yang menimbulkan perlawanan-perlawanan bersifat nasional.

Golongan cendekiawan muncul di mana-mana akibat perkembangan dan meningkatnya pendidikan. Dan mereka merupakan penggerak dan pemimpin pergerakan nasional.

Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905, mengakibatkan semangat bangsa Asia untuk menentang kekuasaan imperialisme Barat.

Di samping itu, nasionalisme suatu bangsa dapat timbul karena kemajuan di bidang politik, sosial-ekonomi, dan kebudayaan di negeri terjajah.

2. Pertumbuhan dan Perkembangan Nasionalisme Asia – Afrika

a. Gerakan Nasionalisme Cina

Dari zaman kuno sampai tahun 1912, Cina selalu diperintah oleh dinasti-dinasti (keluarga raja-raja secara turun temurun). Dinasti terakhir adalah Dinasti Mandsyu (Dinasti Ching). Dinasti ini memerintah dari tahun 1644-1912. Dinasti ini dianggap dinasti asing oleh bangsa Cina, karena dinasti ini bukan keturunan bangsa Cina. Dinasti ini memerintah Cina dengan cara kolot. Cina merupakan suatu negara yang tertutup rapat-rapat bagi negara asing yang dianggap lebih rendah dan belum beradab (bar-bara) daripada bangsa Cina. Imperialisme modern Barat yang mencari tanah jajahan di mana-mana juga tertarik untuk menguasai Cina. Masuknya pengaruh barat ke Cina menyebabkan munculnya gerakan rakyat yang menuduh bahwa dinasti Mandsyu sudah lemah dan bekerja sama dengan imperialisme Barat. Oleh karena itu, muncul gerakan rakyat Cina untuk menentang penguasa asing yaitu kaum imperialisme Barat dan Dinasti Mandsyu yang juga dianggap penguasa asing. Gerakan rakyat ini bersifat nasional.

Bangsa Barat yang pertama kali membuka Cina adalah Inggris. Inggris menempuh cara dengan mengedarkan candu sejak tahun 1800. Sejak itu perdagangan candu gelap merajalela di Cina. Rakyat Cina menjadi korban candu, sedangkan Inggris menikmati keuntungan dalam jumlah besar dari hasil perdagangan candu itu. Melihat korban-koran candu yang sangat banyak di kalangan rakyat Cina, maka kaisar Cina memerintahkan untuk menyerang Nanking. Dalam perang ini Cina kalah dan terpaksa menandatangani

Perjanjian Nanking yang isinya:

a. Lima pelabuhan Cina dibuka untuk bangsa asing.

b. Inggris mendapatkan Hongkong (1842).

c. Inggris mendapatkan hak ekstrateritorial.

Dengan Perjanjian Nanking bangsa-bangsa Barat semakin banyak datang ke negeri Cina, sehingga pemerintah Cina semakin khawatir, bahwa suatu saat kedudukannya pun akan terancam oleh bangsa-bangsa barat. Terlebih lagi dengan masuknya Perancis yang mengakibatkan terjadinya perang Cina melawan Inggris-Perancis (1856-1860), yang disebabkan oleh:

a. Kapal Perancis berbendera Inggris ditahan oleh Cina.

b. Padri Perancis dibunuh di Kwangshi karena tidak mempunyai surat izin masuk ke Cina.

Dalam perang itu, Cina juga mengalami kekalahan, sehingga terjadilah Perjanjian Peking (1860). Perjanjian ini berisi hal-hal sebagai berikut:

a. Terbukanya sebelas pelabuhan Cina untuk bangsa asing.

b. Jawatan bea-cukai Cina dipegang oleh badan internasional (Inggris, Amerika Serikat

dan Perancis).

c. Seluruh Cina terbuka bagi bangsa asing.

d. Di Peking (kota tempat istana kaisar Cina) ditempatkan seorang duta besar Inggris.

Dalam Perjanjian Peking itu seluruh Cina terbuka lebar-lebar bagi seluruh dunia dan muncullah daerah-daerah konsesi yang menjadi tempat tinggal bangsa asing. Dengan adanya daerah-daerah konsesi ini, kedaulatan Cina menurun dan keselamatan Cina terancam.

Munculnya gerakan nasionalisme Cina diawali dengan terjadinya pemberontakan Tai Ping (1850-1864). Terjadinya pemberontakan ini disebabkan oleh:

a. Lemahnya pemerintahan bangsa Mandsyu terhadap bangsa asing.

b. Kemiskinan rakyat jelata akibat pemerintahan feodal bangsa Mandsyuria.

c. Munculnya keinginan dari rakyat untuk membangun masyarakat baru yang bahagia.

Setelah pemberontakan Bokser, Ratu Tze Syi ingin melakukan pembaharuan di Cina, karena adar bahwa bangsa asing tidak akan dapat dikalahkan dengan kekuatan senjata Cina yang masih terbelakang. Namun semua pembaharuan yang dilakukan itu sudah terlambat, karena kebencian rakyat Cina terhadap pemerintahan Kaisar Mandsyu sudah sangat mendalam. Sebelum pembaharuan itu dilakukan, Ratu Tze Syi meninggal dunia (1908) dan digantikan oleh Kaisar Pu Yi (yang masih berusia 2 tahun). Tetapi Cina semakin bertambah kacau dan memberikan peluang besar terhadap muncul dan berkembangnya gerakan nasionalis bangsa Cina di bawah pimpinan Dr. Sun Yat Sen (1911).

Dr. Sun Yat Sen (1866-1925), seorang pemimpin nasionalis Cina yang memperoleh pendidikan barat dan berpaham modern. Atas prakarsa ayahnya ia bersekolah di sekolah Amerika di Hawaii sampai meraih gelar doktor. Ia pernah mencoba melakukan revolusi dan sempat ditangkap agen pemerintah Cina. Ketika terjadi revolusi pada bulan Oktober 1911 ia membentuk partai politik yang bernama Kuo Min Tang (KMT).

Yuan Shih Kai menjadi Presiden Republik Cina tanggal 12 Februari 1912 dengan wilayah kekuasaannya mencakup seluruh Cina. Sedangkan Dr. Sun Yat Sen selanjutnya mendirikan Partai Nasional Cina (Kuo Min Tang) dan melaksanakan Trisila (San Min Shui) yang berisi :

· nasionalisme,

· demokrasi dan

· sosialisme.

Setelah menjadi Presiden, Yuan Shih Kai bertindak sebagai diktator dan ingin menjadi kaisar. Kuo Min tang dilarang namun rakyat menetang. Tetapi setelah Yuan Shih Kai meninggal (1916), Dr. Sun Yat Sen memegang kembali kepemimpinannya atas daerah Cina Selatan, namun daerah utara masih berdiri sendiri. Pada tahun 1912, Li-Li San mendirikan Partai Komunis Cina (Kung Chang Tang). Sejak tahun 1924, terjadi kerja sama antara kaum nasionalis dengan komunis untuk menghadapi warlords di utara. Kaum nasionalis dipimpin oleh Jenderal Chiang Kai Shek (pengganti Dr. Sun Yat Sen, yang meninggal pada tahun 1924). Setelah wilayah utara berhasil diduduki, tercipta Republik Cina dengan daerahnya mencakup wilayah utara dan selatan (1928) dengan ibu kotanya Nanking. Kaum komunis yang belum mau tunduk terhadap pemerintahan Chiang Kai Shek, terus melancarkan serangan gerilya di bawah pimpinan Chu-The, sehingga sulit dikalahkan.

Chiang Kai Sek (1887-1975), seorang pemimpin nasionalis Cina yang berusaha menghindarkan negeri Cina dari revolusi sosial kaum komunis, namun gagal yang pada akhirnya ia berkuasa hanya di Pulau Taiwan. Chiang Kai Sek merupakan pemimpin partai Kou Min Tang setelah Dr. Sun Yat Sen. Ia dikalahkan oleh golongan Komunis Cina pada tahun 1949 dan melarikan diri ke Taiwan. Kemudian ia memerintah Taiwan sampai kematiannya pada tahun 1975. Sampai sekarang Taiwan dan Cina masih tetap berselisih.

Ketika Partai Komunis Cina dipimpin oleh Mao Zedong, muncul lagi usaha-usaha komunis untuk merebut kekuasaan. Untuk meraih kekuasaan atas pemerintahan Cina, Mao Zedong memimpin gerakan rakyat dan berusaha mendapatkan pengaruh yang luas dari rakyat. Mao Zedong memimpin gerakan rakyat dengan mengadakan Perjalanan Jauh (Long March) dari Kiangshi ke Yuan di bagian utara yang jaraknya mencapai 9700 km. (1934-1935).

b. Gerakan Nasionalisme India

Pada tahun 1600, Inggris mendirikan EIC (East India Company) untuk mematahkan perdagangan monopoli repah-rempah yang dilakukan oleh Belanda. Sedangkan Perancis mendirikan Compagnie des Indes. Di samping itu, Inggris, Perancis, dan Belanda segera berebut daerah jajahan di Asia. Karena kedudukan Belanda di Indonesia terlampau kuat, maka baik Inggris maupun Perancis akhirnya mencari daerah jajahannya di India. Tetapi dalam Perang Tujuh Tahun (1756-1763), Perancis menyerahkan semua daerah jajahannya di India kepada Inggris. Kecuali Pondycherry, Chadranager.

Pemberontakan prajurit India (The India Mutiny) belum dapat dikatakan sebagai perang kemerdekaan atau perang nasional yang sesungguhnya. Tetapi masa sesudah itu, merupakan masa perkembangan nasionalisme India. Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya nasionalise India di antaranya:

a) Penderitaan rakyat India akibat penjajahan Inggris semakin bertambah parah, dan kedudukan Inggris semakin istimewa.

b) Orang-orang India tidak diperkenankan ikut serta dalam pemerintahan.

c) Bertambahnya jumlah orang-orang India yang terpelajar dan telah mengenal keadaan

Eropa, juga memahami paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme,

demokrasi, dan juga ingin melihat negaranya merdeka.

d) Pertentangan kebudayaan, karena Inggris ingin memaksakan perkembangan kebudayaan yang tinggi.

e) Pemberian status dominion kepada Kanada, mengakibatkan India menuntut kepada

Inggris agar India juga diberi status dominion atau hak untuk memerintah sendiri.

f) Kemenangan Jepang atas Rusia (1905).

g) Kekuatan pasukan India berhasil dibuktikan dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Gerakan nasionalisme India memiliki arti lebih mendalam daripada gerakan-gerakan nasionalisme di negara-negara Asia lainnya. Bagi bangsa India, gerakannya itu tidak hanya untuk mencapai kemerdekaan nasional saja, tetapi bertujuan untuk mencapai pembaruan-pembaruan pembangunan India termasuk sumber daya manusianya. Contoh yang terbaik dari gerakan itu adalah Gerakan Mahatma Gandhi.

Mohandas Gandhi seorang tokoh kebangkitan bangsa India. Rakyat India memberikan julukan kepada Mohandas Gandhi dengan Mahatma yang berarti great soul (berjiwa besar). Mohandas Gandhi lahir dari kalangan kelas menengah dan pernah menempuh studinya di London, Inggris dan pernah berpraktek sebagai pengacara di Afrika Selatan yang mana ia merupakan seorang pemimpin yang menetang diskriminasi ras. Ajaran Mahatma Gandhi yang terkenal adalah satyagraha yang mengutamakan aksi tanpa kekerasan. Ia juga terkenal dengan kesederhanaannya seperti yang ditunjukan pada pakaian yang dikenakannya ketika di London pada tahun 1931. Kini ia dikenal dan dihormati sebagai Bapak Nasional India.

Rabindranath Tagore adalah tokoh dibidang pendidikan dan pujangga sastrawan India

PERKEMBANGAN GERAKAN NON BLOK TATANAN DUNIA,UTARA-SELATAN & GLOBALISASI

1. Gerakan Non Blok

· Gerakan Non Blok (GNB) merupakan sebuah organisasi dari negara yang tidak memihak

Blok Barat dan Blok Timur.

· Penggagas dari Gerakan Non Blok adalah Presiden Soekarno (Indonesia), Presiden

Josef Broz Tito (Yugoslavia), Presiden Gamal Abdel Nasser (Mesir), Perdana Menteri

Pandit Jawaharlal Nehru (India), dan Perdana Menteri Kwame Nkrumah (Ghana).

Ketegangan-ketegangan akibat perang dingin dapat saja mengancam kemerdekaan nasional maupun keutuhan wilayah negara-negara yang baru merdeka. Dengan demikian munculnya Gerakan Non Blok berusaha untuk mencarikan alternatif lain untuk ikut memelihara perdamaian dan keamanan Internasional. Corak politik yang dijalankan oleh anggota-anggota Gerakan Non Blok adalah politik bebas aktif.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dari lima negara yang dilaksaakan di Beograd tahun 1961 berhasil meletakan prinsip-prinsip dasar dan tujuan pokok Gerakan Non Blok. Para anggota sepakat untuk menghormati, menjunjung tinggi, dan melaksanakan prinsip-prinsip dasar yang meliputi:

· Mewujudkan perdamaian dunia berdasarkan prinsip-prinsip universal tentang

kesamaan kedaulatan, hak dan martabat, antara negara-negara di dunia.

· Kemerdekaan nasional, kedaulatan, integritas wilayah, persamaan derajat, dan

kebebasan setiap negara untuk melaksanakan pembangunan di bidang sosial,

ekonomi dan politik.

· Kemerdekaan dan hak untuk menentukan nasib sendiri bagi bangsa-bangsa yang

masih terjajah oleh bangsa lain.

· Menghormati hak asasi manusia dan kemerdekaan yang fundamental.

· Menentang imperialisme, kolonialisme, neokolonialisme, perbedaan warna kulit

termasuk zionis dalam segala bentuk, serta menentang segala bentuk ekspansi,

dominasi serta pemuasan kekuatan.

· Menolak pembagian dunia atas blok atau persekutuan militer yang saling bertentangan

satu sama lainnya, menarik semua kekuatan militer asing dan mengakhiri pangkalan

asing.

· Menghormati batas-batas wilayah internasional yang sah dan telah diakui serta

menghindari campur tangan atas urusan dalam negeri negara-negara lain.

· Menyelesaikan persengketaan secara damai.

· Mewujudkan suatu tata ekonomi dunia baru.

· Memajukan kerja sama internasional berdasarkan asas persamaan derajat.

Adapun tujuan dari Gerakan Non Blok adalah:

· Mendukung perjuangan dekolonisasi dan memegang teguh perjuangan melawan

imperialisme, kolonialisme, neokolonialisme, rasialisme, apartheid, zionisme.

· Merupakan wadah perjuangan sosial politik negara-negara yang sedang berkembang.

· Mengurangi ketegangan antara Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan

Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.

· Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan kekerasan senjata.

PBB : Perserikatan Bangsa Bangsa

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nation Organization (UNO) dapat dipandang sebagai kelanjutan Liga Bangsa Bangsa (LBB) atau League of Nations. LBB gagal melaksanakan tugasnya sehingga banyak anggotanya yang keluar dan denganpecahnya Perang Dunia II (PD II) bulan September 1939, maka secara tidak langsung LBB telah bubar.

Pada awal terjadinya PD II, para pemimpin dunia dari berbagai negara kembali memikirkan usaha-usaha yang dapat ditempuh dalam menciptakan dan memelihara perdamaian kekal danabadi. Organisasi PBB berdiri setelah melalui proses permufakatan dan perjanjian perdamaian,selama berlangsungnya dan sesudah PD II, seperti :

Atlantic Charter ( 14 Agustus 1941)

Perdana Menteri Inggris Winston Churcil dan Presiden Amerika Serikat FD Roosevelt mengadakan pertemuan di Kapal Augusta di teluk New Foundland. Pertemuan ini menghasilkan piagam yang disebut Atlantic Charter

Piagam ini disepakati sebagai dasar berdirinya organisasi internasional yang baru, untuk menggantikan LBB. Isi pokok Piagam Atlantic Charter adalah perlu adanya kesepakatan dan kerja sama antar bangsa/negara dalam menyelesaikan sengketa-sengketa internasional.

Charter For Peace (26 Juni 1945)

Pada permulaan tahun 1945, wakil-wakil dari 50 negara yang disponsori 4 negara besar (AS,Inggris, Cina, Rusia) berkumpul di San Fransisco. Mereka membicarakan dan membentuk organisasi pengganti LBB.

Konferensi ini berhasil menyusun piagam yang disebut Charter For Peace (Piagam Perdamaian). Isi pokok piagam ini adalah bahwa setiap bangsa mempunyai hak untuk menentukan nasib sendiri (right of self-determination).

Piagam ini melandasi kegiatan organisasi PBB atau UNO. Istilah UNO pertama kali dipergunakan oleh F.D. Roosevelt pada tanggal 1 Januari 1942.

Piagam Perdamaian yang ditandatangani oleh 50 negara peserta Konferensi San Fransisco ini, belum dapat melaksanakan tugasnya karena belum mendapatkan pengesahan/persetujuan dari parlemen masing-masing negara peserta.

Baru pada tanggal 24 Oktober 1945 badan tersebut disahkan sebagian besar negara peserta. Sehingga tanggal 24 Oktober 1945 diakui sebagai hari berdirinya PBB.

ASEAN

ASEAN (Association of South East Asian Nations) yang berarti Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara merupakan organisasi regional yang dibentuk oleh wakil lima negara di kawasan Asia Tenggara, yaitu:

· Adam Malik (Indonesia)

· Tun Abdul Razak (Malaysia)

· Thanat Khoman (Thailand),

· Rajaratnam (Singapura),

· Narcisco Ramos (Filipina).

Kelima Menteri Luar Negeri dari negara-negara itu menandatangani Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967 di ibukota Thailand, yaitu Bangkok.

Dalam Deklarasi Bangkok disebutkan maksud dan tujuan berdirinya ASEAN, antara lain sebagai berikut.

· Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, serta mengembangkan

kebudayaan di kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat kebersamaan dan

persahabatan untuk memperkokoh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa Asia

Tenggara yang sejahtera dan damai.

· Untuk meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati

keadilan dan ketertiban hukum dalam hubungan antarnegara di kawasan ini serta

mematuhi prinsip-prinsip Piagam PBB.

· Untuk meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam masalah-

masalah yang menjadi kepentingan bersama di bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu

pengetahun, dan administrasi.

· Untuk saling memberi bantuan dalam bentuk sarana pelatihan dan penelitian dalam

bidang-bidang pendidikan, profesi, teknik dan administrasi.

· Untuk bekerja sama secara lebih efektif guna meningkatkan pemanfaatan pertanian

dan industri, perluasan perdagangan dan pengkajian masalah-masalah komoditi

internasional, perbaikan sarana-sarana pengangkutan dan komunikasi serta taraf

hidup rakyatnya.

· Untuk memelihara kerja sama yang erta dan berguna dengan organisasi-organisasi

internasional dan regional dengan tujuan serupa yang ada dan untuk menjajaki segala

kemungkinan untuk saling bekerja sama secara erta di antara mereka sendiri.

MEE : Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE)

European Economic Community (EEC) atau Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) merupakan salah satu bentuk kerja sama regional, negara-negara kawasan Eropa Barat. MEE berdiri pada tahun 1957 setelah ditandatanganinya Perjanjian Roma 25 Maret 1957.

Perwujudan MEE diawali dengan pembentukan Pan Eropa. Tujuan terbentuknya Pan Eropa adalah untuk dapat menghindarkan Eropa dari peperangan dan perpecahan yang terjadi antara bangsa Eropa sendiri. Cita-cita Pan Eropa ini dikemukakan oleh Richard Caudehov dari Austria (1923). Ia menganjurkan terbentuknya suatu Eropa Serikat, sebagai suatu badan yang dapat menghindarkan terjadinya perang dan perpecahan antar bangsa Eropa.

Pada tanggal 21 Maret 1945, di tengah-tengah berkecamuknya Perang Dunia II, Winston Churchill (Perdana Menteri Inggris) mengumandangkan terbentuknya Dewan Eropa sebagai salah satu jalan keluar untuk menyelamatkan Eropa dari ancaman perang yang sedang terjadi. Gagasan itu dikemukakan dalam pidatonya di Universitas Zurich (Swiss) tanggal 14 September 1946. Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa satu-satunya jalan keluar untuk menghindarkan Eropa dari ancaman perang adalah pembentukan Eropa Serikat.

APEC : ASIA PACIFIC ECONOMIC COOPERATION (APEC)

Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) atau Kerja Sama Ekonomi Negara-negara Asia Pasifik terbentuk pada tahun 1989 dalam suatu pertemuan tingkat menteri di Canberra, Australia. Gagasan APEC muncul atas prakarsa Robert Hawke, PM Australia saat itu. Pembentukan kerja sama regional di kawasan Asia Pasifik dilatar belakangi oleh beberapa faktor, yaitu sebagai berikut.

· Perubahan dalam konstelasi politik dunia seperti munculnya berbagai kelompok

perdagangan regional yang bersifat tertutup dan cenderung membedakan kedudukan

negara-negara Asia Pasifik dalam bidang perdagangan dan investasi. Contoh dari kerja

sama regional itu antara lain NAFTA (North American Free Trade Area) atau kerja sama

ekonomi negara-negara Amerika Utara.

· Adanya dinamika proses globalisasi. Dinamika ini berdampak sangat luas dan terjadi

secara global di seluruh belahan bumi, termasuk kawasan Asia Pasifik. Oleh karena

itulah, negara-negara di kawasan ini dituntut untuk melakukan berbagai penyesuaian

lewat perubahan struktur ekonomi agar tidak merugikan mereka. Perubahan ini

kemudian mendorong perekonomian negar-negara di kawasan Asia Pasifik menjadi

saling tergantung (interdependensi).

· Adanya kekhawatiran akan gagalnya perundingan Putaran Uruguay. Kekhawatiran

tersebut sempat menimbulkan ketidakpastian atas masa depan perekonomian dunia.

· Adanya perubahan besar di bidang politik dan ekonomi yang terjadi dan berlangsung

di Uni Soviet dan Eropa Timur.

Pertemuan para pemimpin APEC disebut AELM. AELM adalah singkatan dari APEC Economic Leaders Meeting atau Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi APEC. Dalam perkembangannya, APEC telah beberapa kali mengadakan pertemuan antarpemimpin negara-negara anggotanya yang antara lain.

· AELM I dilaksanakan di Seattle, Amerika Serikat pada tanggal 20 November 1993.

· AELM II dilaksanakan di Bogor, Indonesia pada tanggal 5 November 1994.

· AELM III dilaksanakan di Osaka, Jepang pada bulan November 1995.

· AELM IV dilaksanakan di Subic, Filipina pada tanggal 25 November 1996.

Negara anggota APEC meliputi tiga kawasan, yaitu Asia, Australia, dan Amerika.

· Kawasan Asia: Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, Cina,

Hongkong, Jepang, Taiwan dan Korea Selatan.

· Kawasan Australia: Australia, Selandia Baru, dan Papua Nugini.

· Kawasan Amerika: Amerika Serikat, Kanada, Chili, dan Meksiko.

Keberadaan APEC adalah penting bagi Indonesia sesuai dengan sikap politik negara Indonesia yang menganut prinsip “Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif”.

· Deklarasi Bogor

Deklarasi Bogor menetapkan, kawasan Asia Pasifik, menjadi kawasan perdagangan bebas bagi semua anggota APEC tahun 2020 namun kemudian diubah pada pertemuan APEC di Filipina menajdi tahun 2010.

KERJA SAMA UTARA SELATAN

· Istilah Utara dan Selatan sebenarnya lebih bermakna ekonomis daripada geografis.

Utara diidentifikasikan sebagai kelompok negara-negara maju, sedangkan Selatan

cenderung dialamatkan kepada negara-negara berkembang atau negara Dunia Ketiga.

· Negara-negara mencakup negara-negara maju yang terletak di Eropa Barat, Amerika,

dan Kanada. Negara-negara Selatan mencakup negara-negara yang terletak di

kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

· Secara ekonomis negara-negara maju memiliki ekonomi yang kuat, sedangkan

negara-negara berkembang relatif memiliki ekonomi yang lemah.

· Perbedaan kondisi sosial, ekonomi, budaya antara pihak Utara Selatan menggiring

mereka kepada keadaan saling ketergantungan (interpendensi).

· Di satu sisi, negara-negara Utara memiliki keunggulan dalam bidang Ilmu pengetahuan

dan teknologi, namun kurang didukung oleh sumber kekayaan alam yang melimpah.

Sebaliknya, negara-negara Selatan memiliki sumber kekayaan yang relatif melimpah,

namun tanpa didukung oleh penguasaan teknologi. Dengan kondisi ini, kedua pihak

menganggap penting adanya kerja sama Utara Selatan.

· Dalam KTT GNB XI di Jakarta 1992, salah satu keputusan penting yang diambil adalah

perlunya suatu North-South Dialogue (dialog Utara Selatan). Negara-negara Selatan

menginginkan komposisi harga yang adil dari penjualan komoditas tersebut

dalam kerangka New Partnership for Development (kemitraan bagi perkembangan).

· Posisi GNB dalam kerangka kerja sama Utara Selatan menjadi semakin memiliki arti

sejak berakhirnya Perang Dingin. Sebagai suatu political movement, GNB menjadi

semakin penting eksistensinya dalam memperjuangkan apa yang disebut dengan

“tata ekonomi dunia yang lebih adil”. Fokus gerakannya adalah mengajak negara-

negara maju untuk memberikan perhatian yang lebih luas dan bersikap lebih adil

terhadap proses pembangunan ekonomi di negara-negara berkembang.

RUNTUHNYA UNI SOVYET

· Sejak ditetapkan sebagai negara komunis tahun 1917 oleh Lenin, paham komunis terus

tersebar hingga ke Eropa Timur.

· Tahun 1920, Lenin mengumandangkan Komintern (Komunis Internasional), sehingga

paham komunis berkembang ke seluruh dunia dengan Uni Sovyet sebagai pusat

perkembangannya.

· Setelah berakhirnya PD II paham komunis menjadi saingan berat bagi paham

demokrasi-kapitalis Blok Amerika Serikat.

· Persaingan antara Amerika Serikat dan Uni Sovyet memunculkan Perang dingin. Selama

Perang Dingin ini kedua negara tidak pernah bertemu secara fisik atau secara terbuka,

tetapi mereka selalu berada di belakang negara-negara yang sedang bertikai.

· Perkembangan Uni Sovyet sebagai negara Adi kuasa tidak bertahan lama karena tidak

dapat mempertahankan aktivitas kehidupan rakyatnya yang tertutup itu.

· Ketika Mikhail Gorbachev menduduki jabatan sebagai Sekretaris Jenderal Partai

Komunis Uni Sovyet (PKUS) pada bulan Maret 1985, dan melihat perkembangan

negara-negara Komunis sudah jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara

industri maju, khususnya Amerika Serikat.

· Sejak berkuasa, Gorbachev berupaya:

a) memperbaiki kehidupan perekonomian negaranya yang jauh dibawah standar

kehidupan negara-negara maju.

b) Menyadari bahwa kehidupan yang buruk berpengaruh besar terhadap kehidupan

militernya dan dapat memperlemah kedudukannya dalam percaturan politik

internasional.

c) Gorbachev tidak ingin menjungkirkan sosialisme, tetapi berupaya memperkuat sendi

sosialisme melalui Glasnot dan Perestroika.

d) Unin Sovyet harus bertindak bedasarkan prinsip-prinsip sosialisme.

e) Setiap orang harus menyumbangkan pikirannya menurut kemampuannya dan ia akan

menerima dari negara setara dengan apa yang dibutuhkannya.

f) Hubungan dengan dunia luar sangat diperlukan untuk mencapai tingkat kemajuan dan

kesejahteraan rakyat.

g) Tahun 1987 mengumandangkan politik demokrasi, pembaruan, dan keterbukaan

yang dikenal dengan Politik Glasnot dan Perestroika.

· Berpangkal dari Politik Gorbachev yang terus membawa perubahan besar di Uni

Sovyet, telah mengakibatkan muncul berbagai macam gerakan. Ada gerakan yang

tetap mempertahankan komunisme, dan ada gerakan yang menginginkan perubahan

dan pembaharuan di Uni Sovyet.

· 19 Agustus muncul kudeta yang ingin menggulingkan kedudukan Mikhail Gorbachev

sebagi Presiden Uni Sovyet dibawah pimpinan marsekal Dimitri Yazow (Menteri

Pertahanan), Jenderal Vladimir Kruchkov (Kepala KGB) dan Boris Pugo (menteri Dalam

Negeri) yang menentang Politik Perestroika, sangat radikal dan menentang segala

keputusan yang diambil oleh Gorbachev.

· Usaha penggulingan terhadap Gorbachev menimbulkan kecemasan di Uni Sovyet dan

dunia internasional terutama negara-negara Eropa timur. Masyarakat internasional

khawatir menghangatnya perang dingin.

· Kecemasan dunia sirna karena kudeta dapat digagalkan pada tanggal 21 Agsutus.

Penyebab kegagalan adalah :

a) Sejak awal kudeta telah mendapat tantangan sengit dari rakyat dibawah pimpinan

Boris Yeltsin (Presiden Republik Rusia), dan

b) Banyak unit militer yang menolak untuk menjalankan perintah dari Pemerintahan

Sementara.

· Ketika kendali pemerintahan sudah berada di tangan Gorbachev, Soviet Tertinggi

(Parlemen) membekukan segala aktivitas Partai komunis.

· Tanggal 5 september 1991, diadakan kongres wakil-wakil rakyat untuk memutuskan

pembubaran pemerintahan pusat warisan Lenin.

· Dibentuk Dewan Negara yang terdiri dari Gorbachev dan 10 presiden dari republik-

republik yang ambil bagian dalam sidang wakil-wakil rakyat itu untuk menjalakan

pemerintahan sementara.

· Lima negara tidak ikut dalam sidang tersebut, yaitu Lithuania, Latvia, Estonia, Georgia

dan Moldovia. Lithuania ,Latvia dan estonia telah merdeka tanggal 6 september 1991,

sedangkan Georgia dan Moldovia menolak mengikuti perundingan karena sedang

memperjuangkan pemisahan diri dari Uni Sovyet.

· Gorbachev dengan sisa-sisa pengaruhnya berupaya untuk mengembalikan kekuasan

uni Sovyet dengan membentuk Federasi yang baru.

· Ketika uni Sovyet memperingati ulang tahun ke 70 Revolusi besar Oktober 1917,

Mikhail Gorbachev menyatakan bahwa rakyatnya akan dapat menikmati hasil

perestroika secara gemilang pada tahun 2017, yaitu ketika mereka dan segenap

kekuatan progresif di dunia merayakan Revolusi Besar yang ke 100. Dunia komunis

akan jaya dan diakui oleh seluruh dunia.

· Perkiraan Gorbachev kurang tepat, bahkan perkembangan politik di bulan Agustus dan

September 1991 menunjukkan betapa keroposnya sistem komunis di Uni Sovyet

setelah hidup 74 tahun.

· Akhirnya Gorbachev sendiri mengakui bahwa sistem komunis telah gagal di Uni Sovyet.

Keruntuhan Uni Sovyet hanya tunggu waktu saja.

· Di akhir 1991 Uni Sovyet yang telah dibentuk oleh Lenin itu runtuh, dan pada saat yang

bersamaan berdiri Commonwealth of Independent States (CIS) atau Persemakmuran

Negara-Negara Merdeka yang anggotanya negeri dari negara-negara pecahan Uni

Sovyet.

· Runtuhnya komunisme Uni Sovyet mendorong banyak negara-negara bagiannya

memerdekakan diri. Di antara negara-negara tersebut yang gerakan nasionalismenya

muslim adalah Kirgistan, Kazakhistan, Tajikhistan, Checnya dan Uzbekistan.

BERSATUNYA JERMAN

· Setelah PD II berakhir, melalui Konferensi Postdam 2 Agustus 1945, wilayah Jerman dibagi-bagi oleh negara-negara Sekutu (pihak pemenang perang). Pihak Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis menguasai wiayah Jerman Barat dan pihak Rusia menguasai Jerman Timur.

· Ide penyatuan Jerman muncul pada pertemuan di Ottawa (Kanada) pada bulan Februari 1990 yang dihadiri oleh ke empat Menteri Luar Negeri negara-negara Pemenang Perang Dunia II dan kedua Menteri Luar Negeri dari Jerman Barat dan Jerman Timur. Pertemuan ini lebih dikenal dengan rumusan Dua plus Empat yang terdiri dari Jerman Barat dan Jerman Timur dengan Amerika Serikat, Uni Sovyet, Inggris dan perancis.

· Pertemuan I diselenggarakan di Bonn bulan Mei 1990, sebulan kemudian diselenggarakan di Berlin timur dan di Paris. Kemudian pada tanggal 12 September 1990, pertemuan di selenggarakan di Moskwa. Pada pertemuan itulah ditandatangani rumusan penyatuan Jerman.

· Pada tanggal 3 Oktober Republik Federal Jerman (Jerman Barat) dan Republik Demokrasi Jerman (Jerman Timur) bersatu kembali melalui suatu proses unifikasi yang berlangsung relatif cepat.

MASALAH KAMBOJA

LATAR BELAKANG

Serbuan Vietnam ke Kamboja tahun 1978 segera menarik perhatian dunia. Negara-Negara barat yang dipelopori oleh Amerika Serikat mengutuk invasi Vietnam tersebut, sedangkan negara-negara Blok Timur yang dipelopori oleh Uni Sovyet mendukung sikap Vietnam tersebut.

SIKAP ASEAN

· Sikap ASEAN mengutuk invansi tersebut dan menegaskan hak-hak rakyat Kamboja untuk menentukan masa depannya yang terbebas dari campur tangan pihak luar dan menyerukan penarikan pasukan asing dari Kamboja yang dinyatakan dalam suatu komunike bersama tanggal 7 Januari 1979 di Jakarta.

· Pernyataan ASEAN ditolak oleh Vietnam dan mengakibatkan munculnya sikap pro dan kontra, yang diikuti oleh pernyataan-pernyataan perang yang muncul hampir diseluruh Kamboja.

· Konflik Kamboja tersebut mengganggu stabilitas Asia Tenggara. Sehingga ASEAN cemas terhadap perluasan pengaruh Vietnam yang berpaham komunis tersebut. Kecemasan mulai tampak sejak masuknya pengungsi Kamboja ke Thailand.

PEMERINTAHAN KOALISI

· Pangeran Norodom Sihanok, mantan Perdana Menteri Son San (pemimpin Front Pembebasan Nasional Rakyat Kamboja), dan Khiu samphan (Presiden Republik Demokrasi Kamboja) menandatangani suatu Komunike bersama, dengan bantuan Pejabat Pemerintahan Singapura, untuk membentuk sebuah Pemerintahan Koalisi Demokrasi Kamboja.

· Pemerintahan Koalisi ini bertujuan untuk melanjutkan perjuangan dalam segala bentuk, sehingga Kamboja bebas dari segala bentuk agresi Vietnam.

Dukungan ASEAN

· Suara ASEAN diwakili oleh Perdana Menteri Singapura Siunathamby Rajaratnam menyatakan bahwa ASEAN mendukung ketiga kekuatan di Kamboja yang terdiri dari semua unsur diatas pimpinan Son San.

· Rajaratnam menyatakan bahwa

a) ASEAN mendukung ketiga kekuatan di Kamboja yang terdiri dari semua unsur di atas pimpinan Son San.

b) ASEAN sebagai organisasi regional yang anti komunis, tetapi bukan bertujuan menghancurkan Vietnam. ASEAN hanya menginginkan agar Vietnam menarik pasukannya dari Kamboja, tanpa syarat apapun.

c) ASEAN bersedia menerima segala keputusan rakyat Kamboja, apakah mereka memilih Heng Samrin yang berkuasa atas dukungan Vietnam atau memilih Pol Pot yang didukung Rezim Khmer.

CAMPUR TANGAN ASING

· Masalah Kamboja menjadi kompleks karena campur tangan pihak-pihak tertentu, seperti RRC dan Amerika Serikat. Campur tangan ini menyebabkan masalah Kamboja menjadi masalah internasional. Sehingga satu-satunya jalan yang harus ditempuh adalah Konferensi Internasional dengan melibatkan semua pihak yang terlibat.

UPAYA MEMECAHKAN MASALAH KAMBOJA

· Bulan Juli 1988 di Istana Bogor (Indonesia) berkumpul berbagai pihak yang terlibat dan berkepentingan dalam penyelesaian masalah Kamboja (Jakarta Informal Meeting/JIM)

· JIM II pada bulan Februari 1989 yang mempunyai harapan akan kesepakatan semua pihak. Pertemuan ini berhasil menemukan dua masalah yang dianggap penting dalam penyelesaian masalah Kamboja.

Kedua masalah itu adalah sebagai berikut:

1. penarikan pasukan Vietnam dari Kamboja

2. Upaya mencegah masuknya rezim Pol Pot.

· ICK (International Conference on Kampuchea atau Konferensi Internasional mengenai Kamboja) tanggal 30-31 Juli 1989 di Paris. ICK diharapkan mampu membentuk badan yang mengawasi penarikan mundur pasukan Vietnam dari Kamboja dan melakukan perjanjian perdamaian.

· Tahun 1991 perdamaian Kamboja menemui titik harapan perdamaian, dengan gencatan senjata pihak-pihak yang bertikai atas prakarsa Pasukan Perdamaian PBB.

· Pada tahun 1991 ini Norodom Sihanouk kembali sebagai kepala negara.

· Tahun 1993, Pangeran Norodom Sihanouk diangkat sebagai Raja. Dan tahun ini pula diadakan Pemilu yang menetapkan Norodom Ranaridh dan Hun Sen terpilih sebagai perdana Menteri.

MNLF

Nur Misuari adalah pimpinan Front Pembebasan Rakyat Moro di Philipina Selatan. Berkat perjuangannya dan dengan mediator Indonesia, rakyat Moro telah berhasil mendapatkan hak otonomi dari pemerintah Philipina di Pulau Mindanau.

DINASTI NEHRU – GANDHI

Dinasti Nehru-Gandhi mendominasi kehidupan perpolitikan di India sejak bangsa itu meraih kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947. Tiga anggota keluarga (Jawaharlal Nehru, Indira Gandhi, dan Rajiv Gandhi) telah menjadi Perdana Menteri India. Kedua nama keluarga yang terakhir tersebut berakhir dengan pembunuhan. Dan sampai sekarang dinasti ini masih memainkan peranan penting didalam tubuh partai Konggres Nasional India.

Jawaharlal Nehru (1889-1964)

Pandit Jawaharlal Nehru, PM pertama India, memimpin negara sejak awal masa kemerdekaan hingga ia meninggal dunia pada tahun 1964.

Jawaharlal Nehru lahir pada 14 November 1889 di Allahabad salah satu kota di negara bagian Uttar Pradesh, India. Ayahnya Motilal Nehru adalah seorang advokat terkemuka. Dia salah satu pemimpin termuda di Pergerakan Kemerdekaan India. Nehru lebih muda lulus dari Universitas Cambridge, dan kembali ke India tahun 1912. Dibawah didikan seorang Mahatma Gandhi, Nehru menjadi seorang pemimpin yang kharismatik, radikal, dan mendukung kemerdekaan penuh dari Kekaisaran Britania (Inggris). Ia bangkit menjadi pemimpin sayap sosialis Kongres Nasional India dan perjuangannya adalah untuk kemerdekaan India. Setelah kemerdekaan India 15 Agustus 1947, ia menjabat sebagai Perdana Menteri India yang pertama dari tahun 1947 sampai ia meninggal pada bulan Mei 1964.

Nehru adalah juga seorang penulis, sejarawan amatir dan sarjana, sosialis yang keras, dan juga kepala keluarga dari Keluarga Nehru-Gandhi, salah satu kekuatan yang paling berpengaruh didalam dunia perpolitikan di India. Nehru juga seorang ahli pidato terkenal. Ia bisa memberikan banyak pidato tanpa persiapan dalam hari yang sama. Pidato yang paling terkenal adalah “Tryst with Destiny“.

Indira Gandhi (1917-1984)

Indira GandhiIa menggantikan ayahnya yang meninggal dunia pada tahun 1964, Indira Gandhi menjabat sebagai Perdana Menteri India sampai tahun 1977, dan kemudian menjabat lagi pada tahun 1980 sampai kemudian tewas dibunuh pengawalnya sendiri pada tahun 1984.

Besar dalam lingkungan politik, membuat Indira terpengaruh oleh prilaku ayahnya yang saat itu menjabat sebagai Perdana Menteri India. Pada tahun 1950, secara tidak resmi Indira menjadi asisten pribadi ayahnya. Kemanapun sang ayah melakukan kegiatan dan kunjungan baik dalam negeri maupun luar negeri dia tidak pernah ketinggalan. Sehingga secara tidak langsung dia belajar mengenai dunia politik dari sini.

Selepas ayahnya meninggal dia diangkat sebagai anggota parlemen India oleh Presiden, dan juga menjadi anggota kabinet sebagai Menteri Informasi dan Penyiaran. Pada tanggal 19 Januari 1966 dia terpilih sebagai Ketua Partai Konggres sepeninggal Lal Bahadur Shastri, sekaligus menggantikannya sebagai Perdana Menteri India. Setelah popularitasnya menurun akibat keadaan darurat yang diberlakukan pada tahun 1975, dia kalah dalam pemilihan tahun 1977 yang menyebabkan dia harus menjalaninya sebagai oposisi.

Pada tahun itu juga (Desember 1977) Indira Gandhi mengalami musibah yaitu di penjara selama 10 hari. Akibat dipenjara tersebut popularitas Indira Gandhi mulai terangkat kembali. Setelah kembali menjadi Perdana Menteri India ditahun 1980, dia dihadapkan pada masalah separatis masyarakat punjab yang ingin memisahkan dari negara India. Awalnya Indira tidak menggunakan kekerasan didalam menyelesaikan masalah tersebut, tetapi menggunakan dialog. Dikarenakan kondisi yang sudah tidak bisa dikontrol lagi, akhirnya kekuatan militer digunakan untuk menyerang kekuatan orang-orang Punjab yang berbasis di Kuil Emas tempat suci orang punjab. Hancurnya Kuil Emas dan banyaknya orang yang meninggal didalam Kuil tersebut menyebabkan orang-orang Punjab yang mayoritas orang sikh memendam perasaan benci. Akhirnya ditahun 1984 saat Indira menyapa kedua pengawalnya yang ada dirumah, yang kedua pengawalnya tersebut merupakan orang-orang Sikh, langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat kearah Indira, dan saat itu juga Indira meninggal.

Rajiv Gandi (1944-1991)

Rajiv Gandhi (19..-1991), anak Indira dan suami Sonia, mengambil alih kekuasaan hingga tahun 1989. Dua tahun kemudian, ia pun tewas dibunuh. Keluarga Gandhi ini tak memiliki hubungan darah dengan Mohandas Gandhi, pemimpin perjuangan kemerdekaan India.

SEJARAH INDUSTRI GULA INDONESIA

Tidak ada kepastian di mana tanah asal tanaman tebu gula (suikerriet). Andrew van Hook melacak dan memperkirakan ada dua tempat, dari mana asal tebu, yaitu India Timur den Pasifik Selatan. Sejarah penyebaran tebu gula mungkin dimulai oleh orang-orang Cina den Arab sekitar abed ke-8. Sebagai pedagang, mereka menyebarkan tebu India yang dibawa dari daerah Sungai Gangga ke wilayah Selatan Samudera Hindia, dan mungkin dalam perjalanan perdagangan tersebut, mereka sempat menyebarkannya ke pulau Jawa.

Sebelum abad ke-14 gula merupakan barang mewah, yang dikonsumsi secara terbatas. Pada waktu itu terdapat jenis pemanis lain, seperti madu dan tanaman semacam umbi bit, yang dipakai sebelum digunakan tebu. Namun kemudian dengan dikonsumsinya kopi, teh den coklat, gula tebu lambat laun menjadi kebutuhan masyarakat yang mengkonsumsi produk tersebut sebagai bahan pemanisnya.

Sekitar abad ke-14 den 15, para pedagang Cina menemukan bentuk industri awal dari seni pemurnian tebu di sekitar Laut Tengah yang diusahakan oleh para tentara yang terlibat Perang Salib, mereka menanami wilayah-wilayah Tripoli (kota pelabuhan di wilayah Utara Libanon), Mesopotamia (sekarang Irak: sekitar Sungai Tigris), Palestina dan sebagainya, sedang hasilnya diperdagangkan ke Venesia dan Genoa.

Hal ini mendorong bangsa-bangsa lain untuk juga melibatkan diri dengan memproduksi gula. Seperti, orang-orang Portugis dan Spanyol, dengan menggunakan budak-budak negro dari Afrika yang dibawa ke Hindia Barat den Amerika Selatan untuk mengelola kilang-kilang pengepres yang telah mereka dirikan. Sejak abad-abad ini gula muncul menjadi barang-dagangan yang dikonsumsi luas terutama di daratan Asia dan Eropa.

Perkembangan penggilingan atau pengepresan tebu di Jawa, secara agak besar dimulai pertama kali pada pertengahan abad-17 di dataran rendah Batavia, dikelola oleh orang-orang Cina. Meskigun produksinya tidak pernah sampai mendominasi pasaran dunia, namun bentuk industri gula awal ini bisa bertahan sampai satu abad.

Kemudian di awal abad-19 muncul industri gula modern di Pamanukan-Ciasem, Jawa Barat, yang dikelola oleh para pedagang-besar dari Inggris. Tetapi industri besar den modern ini hanya bisa bertahan satu dasawarsa. Hal ini terjadi dikarenakan kesalahan memilih lokasi industri, yang berpenduduk sangat jarang.

Kehancuran industri gula Inggris (Pamanukan-Ciasem) digantikan industri gula Belanda dalam kurun cultuurstelsel. Sistem ini lahir sebagai sarana untuk menjadikan Jawa sebagai lahan eksploitasi negara (Belanda). Pencetus sistem ini, Van den Bosch, menggunakan ikatan-ikatan perhambaan bumiputra yang ada dalam pembudidayaan tanaman ekspor. Ternyata sistem ini berhasil baik, laba yang didapatkan bisa membangun negeri Belanda dari kehancuran ekonominya. Sejalan dengan membaiknya perekonomian Negeri Belanda, golongan swasta Belanda menuntut agar Jawa dibuka bagi eksploitasi swasta. Tuntutan ini berhasil dan disahkan pada tahun 1870.

DETIK-DETIK  KEMERDEKAAN INDONESIA

Kronologisnya :

* Akhir tahun 1944 , Jepang terdesak di Perang Pasifik .

* Juli 1944 , Pulau Saipan yang strategis jatuh ke Amerika .Jepang dimana-mana mengalami kekalahan, Kabinet TOJO diganti kabinet KOISO.

  • September 1944 , PM. Koiso memberi janji kemerdekaan pada Indonesia , merah-putih boleh berkibar disamping hinomaru.
  • 1 Maret 1945 Panglima tentara XVI Kumakici Harada mengumumkan dibentuk BPUPKI Tujuan mempelajari hal-hal penting masalah tata pemerintahan Indonesia merdeka ( pol. & ek ).
  • 9 Mei – 1 Juni 1945 sidang BPUPKI I →…….
  • 10 – 17 Juli 1945 Sidang BPUPKI II →…….
  • 15 Juni 1945, Gerakan Angkatan Baru Indonesia ( Menteng 31 )
  • 7 Agustus 1945 BPUPKI → PPKI
  • 9 Agustus 1945, Sukarno , Hatta , Rajiman Widyodiningrat dipanggil Marsekal Terauci ke Dalat, Vietnam menyampaikan putusan kaisar Jepang :

- Jepang memberi kemerdekan

- Untuk pelaksanaan kemerdekaan dibentuk PPKI

- Kemerdekaan mulai dari Jawa

- Indonesia bekas wilayah Hindia-Belanda

Sukarno dll kembali ke Indonesia 15 Agustus 1945 , sementara Jepang menyerah

Pada Sekutu 14 Agustus 1945 di kapal Missouri setelah 6,9 Agustus 1945 Nagasaki

dan Hirosima dijatuhi bom atom .Menyerahnya Jepang didengar pertamakali oleh

Sutan Syahrir melalui Radio BBC di Bandung .

  • 15 Agustus 1945 = Vacuum of Power karena Sekutu belum sampai Indonesia .

Rapat dipimpin Chairul Saleh di lembaga Bakteriologi di UI → mendesak Sukarno – Hatta memproklamasikan Indonesia .

Perbedaan pendapat golongan tua dan muda mengenai proklamasi masalah CARA DAN WAKTU.

PEMUDA : menghendaki proklamasi lepas dari Jepang (tanpa melalui PPKI ),16 Agustus 1945.

SUKARNO ( golongan tua ) : proklamasi melanjutkan rencana PPKI yang akan sidang 18 – 08 – 1945 → Pemuda tidak setuju karena PPKI buatan Jepang .

  • 16 Agustus 1945 dini hari, Sukarno – Hatta dibawa /diculik ke Rengasdengklok ke markas PETA oleh Sukarni , Kunto, Syudanco Singgih dari golongan muda ( karena perbedaan pendapat golongan tua – muda ) .

Tujuan =

- mendesak Sukarno – Hatta memproklamasikan Indonesia

- menyelaraskan pendapat golongan tua – muda

- menjauhkan Sukarno dari pengaruh Jepang

Alasan Rengasdengklok tempat mengamankan Soekarno-hatta =

- aman → markas PETA

- Tidak jauh dari Jakarta

- Musuh yang datang mudah diketahui

  • 16 Agustus 1945 sore, Ahmad Subarjo ( golongan tua ) mengusahakan pengembalian Sukarno – Hatta ke Jakarta dengan jaminan esoknya akan di proklamasikan .
  • 16 Agustus 1945 malam, diadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jl. Imam Bonjol no.1, karena Jepang melarang rakyat berkumpul ( supaya aman).

Naskah proklamasi ditulis oleh Sukarno didikte oleh Hatta.

Perumus naskah proklamasi :

v     Sukarno → penulis

v     Hatta → penyumbang ide

v     Ahmad Subarjo → penyumbang ide

- Usul Hatta = yang menandatangani naskah yang hadir saat itu .

- Usul sukarni = yang menandatangani naskah Sukarno – Hatta atas nama bangsa

Indonesia . Naskah diketik oleh Sayuti Melik dengan perubahan =

# tempoh → tempo

# wakil2 bangsa Indonesia → atas nama Bangsa Indonesia

# Jakarta 17-08-1945 → Jakarta , hari 17 boelan 08 tahoen ‘ 05

  • 17 Agustus 1945, Jumat legi pukul 10.00

Dirumah Sukarno di Jl. Pegangsaan Timur no . 56 → Proklamasi di baca .

Diikuti penaikan bendera oleh :

  • Suhud
  • Latief Hendraningrat
  • SK. Trimurti
  • Tata urutan upacara proklamasi :

- Pidato singkat Sukarno

- Pembacaan proklamasi

- Penaikan bendera ( spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya ).

- Sambutan walikota Jakarta Dr . Suwiryo dan Dr. Muwardi

  • Makna proklamasi =

- Titik kulminasi perjuangan bangsa Indonesia .

- Alat hukum internasional ….

- Detik penjebolan tata hukum kolonial dan awal penyusunan tata hukum nasional .

- Indonesia terlepas dari Janji-janji kemerdekaan Jepang.

  • Surat kabar yang memuat berita Prokamasi

- Suara Asia → Surabaya

- Cahaya → Bandung

  • Penyebarluasan berita proklamasi :

- Melalui siaran kantor berita Jepang “ DOMEI “ sekarang kantor berita ANTARA.

- Melalui radio Jepang “ Hoso Kanri Kyoku “ (RRI )

- Melalui berita resmi ( disampaikan langsung oleh yang hadir pada upacara

proklamasi .

- Melalui ekspedisi laskar rakyat

- Melalui suratkabar , poster, coretan dll

  • Merdeka = lepas dari penjajahan dan mempunyai kedaulatan pemerintahan

sendiri .Pekik kemerdekaan : 1 Sept. 1945

  • Nilai luhur kemerdekaan =

- persatuan kesatuan

- rela berkorban

  • Peran kita dalam kemerdekaan = mengisi dan mempertahankan

kemerdekaan

  • Syarat berdirinya negara =

- de Facto : rakyat , wilayah , pemerintahan

- de Jure : diakui negara lain

TERBENTUKNYA NEGARA DAN PEMERINTAHAN RI

A. Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945.

Di gedung Pejambon ( departemen Luar Negri )

1. mensyahkan UUD 1945

2. Mengangkat Sukarno sebagai presiden dan Hatta sebagai wapres ( presiden dipilih

Secara aklamasi atas usul Otto Iskandardinata

3. Menetapkan KNIP ( Presiden sementara dibantu KNIP sebelum MPR terbentuk ).

B . Sidang PPKI II tanggal 19 Agustus 1945

1. menetapkan kementrian ( 12 departemen + 4 mentri negara )

2. membagi 8 propinsi

C. Sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945

1. Pembentukan KNIP → ketua : Kasman Singadimeja

2. Pembentukan PNI satu-satunya partai

3. pembentukan BKR

CATATAN : ketua PPKI → Soekarno

PEMBENTUKAN ALAT KEAMANAN NEGARA


  1. 23 Agustus 1945 → BKR → alasan supaya tidak dicurigai musuh
  2. 5 Oktober 1945 → TKR → alasan teror NICA yang didukung Sekutu ( ditunjuk Supriyadi sebagai pimpinan tapi tidak muncul ), panglima TKR : Sudirman .
  3. 25 Januari 1946 → TRI → tekad mendirikan tentara nasional yang percaya pada kekuatan sendiri .
  4. 3 Juni 1947 → TNI → satu-satunya wadah perjuangan bersenjata .

Catatan = 29 September 1945 diresmikan Kepolisian Negara sebagai Kapolri Said Sukanto Cokrodiatmojo .

Urip Sumoharjo = perintis berdirinya TNI.

DUKUNGAN SPONTAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN

RAPAT RAKSASA DI LAPANGAN IKADA (19 September 1945) .


Arti penting : kebulatan tekad bangsa Indonesia mendukung dan mempertahankan proklamasi .

Tujuan → mendengarkan pidato Sukarno &mendukung proklamasi

Sebab dibubarkan → keamanan tidak terjamin .

Pesan Sukarno → rakyat tetap tenang dan waspada ..

PERNYATAAN HB IX , 5 SEPT 1945

  1. Yogyakarta bersifat kerajaan sebagai daerah istimewa dalam negara RI.
  2. Sebagai kepala daerah , Sultan memegang pemerintahan di Yogyakarta .
  3. Sultan bertanggung jawab langsung pada presiden .

Arti penting =

  • mendorong daerah otonom bersatu dg RI
  • mendukung proklamasi
  • meningkatkan persatuan

  1. thanks bnyak atas info’a ..

  2. asslamualaikum, gmna cara mendoanload materi sejarah?

    • tinggal copy and paste aja, atau buka dulu nama filenya terus ” save as” di mana materi/file itu ingin disimpan. thanks atas kunjungannya

  3. soepras MAN 1 Yogyakarta

    oks banget komplit plit, apalagi kalo ditambahi nuansa Islam pada waktu proklamasi pak,misal pembacaan pas bulan ramadhan,terus penyebaran melalui khotbah jum’at,lebih jossss….

  4. terima ksh pak, snagat bermanfaat… ^.^

  5. makasih tas info na, ne sgt beermanfaat bget lho…..

  6. keren!!!!
    saya jug guru sejarah di SMAN 11 Bekasi, minta bimbingannya yo..

  7. Trimakasih atas materi yg di berikan *sangat membantu saya ….

    >> please come to my blog and read my latest post!
    http://www.blognyamichun.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.436 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: