Solo, City of Culture

Sebagai WONG SOLO, kita merasa sangat berbangga hati karena kota kita memiliki banyak peninggalan sejarah berupa bangunan. Halini tentu bukan hal yang aneh, karena SOLO pada masa laloe terdapat pemerintahan kerajaan yaitu MATARAM sehingga sangat wajar banyak peninggalan sejarah yang ditinggalkannya.

Sehingga sangat beralasan bila tahun ini tepat bulan Oktober, SOLO menjadi tuan rumah perhelatan Konferensi Kota-kota Peradaban Dunia ( World Heritages Cities Conference) yang akan dilaksanakan tanggal 25 – 28 Oktober 2008. Kegiatan ini diikuti oleh hampir 45 negara yang memiliki peninggalan peradaban di dunia sehingga menjadi kebanggaan kita bersama. Dalam kesempatan ini saya berikan beberapa contoh peninggalan bersejarah yang ada di SOLO:

DENAH KRATON SOLO

Sar Gedhe

Benteng Vastenburg

Prasasti Pendirian Vastenburg

Pintu Gerbang Benteng Vastenburg

Loji Gandrung

About Pak RM

Guru sejarah dan Antropologi di MAN 1 Surakarta. Blogger di kompasiana dan berikhtiar untuk memajukan pendidikan Indonesia

Posted on 20 Oktober 2008, in Tulisanku. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. ya memang repot tinggal di negeri sejuta cagar sejarah dan budaya, diurus terlalu mahal, gak diurus itu namanya kurang ajar dengan para pahlawan yang telah berjuang mati-matian…salah siapa coba….

  2. sumber foto gak ditulis ya om.., sepertinya itu ada foto2 editan dari temen2 komunitas pemantau pembangunan kota

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: