ASYIKNYA BELAJAR SEJARAH SAMBIL BERMAIN…

Bila siswa mendengar kata Pelajaran Sejarah, maka yang akan muncul di benak mereka adalah pelajaran yang membosankan, ceramah, ngantuk, nggak asyik dan berbagai kesan yang negatif lainnyua. Hal ini wajar karena pelajaran sejarah adalah pelajaran yang banyak mengedepankan aspek kognitif sehingga mengharuskan siswa untuk banyak membaca, menghafal dan meringkas materi-materi sejarah. Mensikapi hal ini, perlu ada terobosan dari guru-guru sejarah untuk membuat siswa senang dan selalu menunggu kapan pelajaran sejarah lagi walaupun mungkin pada jam pelajaran terakhir.

Hal ini bisa diupayakan dengan menerapkan metode pengajaran yang tidak membosankan dan konvensional yang selama ini dipakai guru sejarah yaitu Ceramah. Memang metode ini selalu dipakai saat pengajaran sejarah, namun alangkah baiknya divariasikan dengan metode pengajaran yang lain sehingga siswa tidak bosan dan selalu menghindar saat pelajaran sejarah.

Berdasarkan pengalaman penulis di MAN 1 Surakarta, siswa akan lebih tertarik pada metode pengajaran yang bersifat aktif, interaktif, fun ( menyenangkan) serta menghibur (entertaining). Keempat aspek inilah yang telah penulis terapkan saat mengajar sejarah pada siswa. Dengan durasi waktu 45 menit ( 1 jam pelajaran), menuntut guru sejarah untuk lebih kreatif menyusun rencana pengajaran yang akan dilaksanakan. Salah satu metode pengajaran yang diterapkan adalah metode belajar sambil bermain yaitu PERMAINAN YEL-YEL SEJARAH. Permainan ini merupakan permainan kelompok dan individu. Permainan kelompok adalah saat mereka menampilkan yel-yel sejarah sesuai dengan materi yang dipersyaratkan dan penilaian individu adalah saat siswa menjawab pertanyaan.

Adapun langkah-langkah Permainan Yel-yel sejarah adalah sebagai berikut :

1. Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok ( maksimal 4 siswa dalam satu kelompok atau menyesuaikan dengan jumlah siswa )

2. Setiap kelompok membuat pertanyaan analisis tentang materi yang telah disepakati sebelumnya ( Pertanyaan tidak boleh SIAPA, KAPAN) tapi pertanyaan analisis ( Bagaimana?, Mengapa ?, dsb)

3. Setiap kelompok membuat yel-yel sejarah secara atraktif dan akan dinilai oleh guru saat mereka tampil nanti.

4. Setiap kelompok yang sudah membuat pertanyaan segera mengumpulkan pada guru untuk menentukan kelompok mana yang akan tampil pertama, kedua, dan seterusnya ( Kelompok yang mengumpulkan soal paling awal akan tampil pada urutan terakhir namun kelompok yang mengumpulkan soal paling akhir akan tampil pada urutan pertama).

5. Pada hari yang telah ditentukan masing-masing kelompok menampilkan yel-yel yang telah mereka buat dan kelompok lain bisa memberi semangat agar permainan lebih ramai. Setelah menampilkan yel-yelnya, kelompok yang tampil membacakan pertanyaan yang telah dibuat dan dijawab oleh siswa yang bisa dari kelompok lain ( secara individu karena PENILAIAN INDIVIDU). Yang menentukan benar atau tidaknya jawaban adalah kelompok yang tampil dan guru tinggal menilai dari jawaban yang paling benar. Begitu seterusnya hingga sampai kelompok yang lain.

TUJUAN PERMAINAN YEL-YEL SEJARAH :

1. Memupuk kerjasama kelompok, yaitu saat mereka menampilkan yel-yel yang telah mereka buat. Karena kekompakan dan kerjasama akan menentukan penilaian guru pada yel-yel yang ditampilkan

2. Mendididk siswa untuk saling membantu sesama siswa, yaitu saat mereka membuat yel-yel apa yang akan ditampilkan.

3. Mendidik siswa untuk mandiri, yaitu saat mereka harus menjawab pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang tampil karena di sini mereka menentukan sendiri “nasib“nya apakah dapat nilai atau tidak.

Metode Bermain sambil belajar dengan permainan Yel-yel Sejarah terbukti mendorong siswa untuk membaca dan memahami materi yang akan dijadikan pertanyaan. Di sisi lain mereka juga mendapat hiburan atau suasana lain karena permainan ini paling baik di adakan di luar kelas ( halaman sekolah, lapangan ). Aspek yang bisa diambil dari Permainan Yel-yel sejarah ini antara lain aspek kognitif, psikomotor dan tentu saja aspek afektif, sehingga guru bisa lebih mudah untuk mengambil penilaian. Semoga pengalaman ini bisa bermanfaat bagi guru-guru sejarah yang lain. Selamat mencoba.

About Pak RM

Guru sejarah dan Antropologi di MAN 1 Surakarta. Blogger di kompasiana dan berikhtiar untuk memajukan pendidikan Indonesia

Posted on 23 April 2010, in Tulisanku. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. suciati aisyah

    alhamdulillah ktemu jg dengan guru sejarah yang luar biasa….
    slama ini sya susah sekali menemukan metode belajar sejarah yang bisa menarik minat dan prestasi belajar sejarah anak- anak, tulisan anda ini betul-betul sebuah pencerahan buat saya, insyaAllah besok pagi sya akan mencoba langsung metode ini. trima kasih pak guru…

  2. assalamualaikum wrt wbt..

    tertarik membaca metode pembelajaran ini. walaupun saya bukan guru matapelajaran sejarah, tetap akan saya aplikasikan pada matapelajaran yang saya ajar. cuma saya sedikit tidak pasti, apakah yang dimaksudkan dengan ‘yel-yel’ adakah bermaksud isi, tajuk, atau apa. cuma teknik keseluruhannya saya fahami. terima kasih.

  1. Ping-balik: Belajar Sejarah yang Asyik | Mira Kurniasari

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: