Bagaimana Rasanya Jadi Guru ??

GambarPembelajaran tidak harus di setting dalam suasana yang tegang. Salah satunya dengan menerapkan model belajar sambil bermain. Nah, dalam kesempatan ini penulis akan berbagi pengalaman tentang bagaimana menyusun pembelajaran  dalam suasana bermain. Tapi tujuan pembelajaran tetap yang paling utama. Pada kesempatan ini penulis mengadakan permainan yang disebut EVERYONE IS A TEACHER HERE ( Disini, semua adalah seorang guru ). Model permainan ini telah penulis laksanakan di kelas X.2 dan XI IPS 4 MAN 1 Surakarta. Di kelas X.2 dikemas dalam bentuk membuat MIND MAP secara berkelompok dan harus dipresentasikan di depan kelas. Di kelas X.IPS 4 dikemas dengan jalan siswa membuat pertanyaan yang tidak perlu ada jawabannya. yang akan menjawab adalah teman yang lain dengan cara diundi.

Siswa lebih semangat dalam mengikuti pelajaran dan tentu sajaGambar pembelajaran lebih mengasyikkan. Permainan ini prinsipnya adalah bagaimana siswa berposisi seperti seorang guru. Sebagai guru salah satunya harus menjelaskan materi di depan kelas kepada siswa-siswanya. Nah, materi yang akan disampaikan dalam permainan ini bukan berasal dari guru ( sesungguhnya ), tapi dari siswa sendiri. Bagaimana caranya ??

  1. Setiap siswa diberi secarik kertas kecil
  2. Kemudian mereka diminta membuat  satu pertanyaan dari materi yang telah disampaikan sebelumnya
  3. Pertanyaan tidak boleh Siapa ? Dimana ? namun pertanyaan yang lebih ke arah analisis
  4. Setelah pertanyaan selesai dibuat, dikumpulkan pada guru untuk kemudian diundi / diambil secara acak oleh siswa. Pastikan bahwa siswa tidak mendapatkan pertanyaan yang dia buat sendiri
  5. Siswa yang telah mendapatkan pertanyaan ( yang telah diundi), wajib menyampaikan di depan kelas sesuai dengan pertanyaan yag dia dapatkan. Boleh jadi siswa tidak tahu apa jawaban dari pertanyaan, nah sebagai seorang guru bagaimana trik untuk mensiasati pertanyaan yang belum bisa dijawab
  6. Teman-teman yang lain berperan sebagai siswa dan boleh mengajukan pertanyaan ke guru. Dalam hal ini penguasaan materi mutlak dan harus. Karenanya dengan model permainan ini guru dapat mengetahui siswa yang belum menguasai atau sudah menguasai materi.

Manfaat apa yang bisa diambil dari permaian ini ??

  • Siswa bisa merasakan bagaimana menjadi “guru” dan diharapkan mereka juga tertarik untuk menjadi guru
  • Siswa bisa mengukur penguasaan materinya
  • Siswa lebih semangat dalam belajar dan akhirnya bisa meraih prestasi tertinggi

Semoga sekelumit pengalaman ini bisa menginspirasi rekan-rekan guru yang lain dan lebih semangat dalam mencerdaskan putra-putra bangsa penerus masa depan. Maju terus pendidikan Indonesia !!!

Iklan

About Pak RM

Guru sejarah dan Antropologi di MAN 1 Surakarta. Blogger di kompasiana dan berikhtiar untuk memajukan pendidikan Indonesia

Posted on 30 April 2012, in Info Terbaru. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: