Pelatihan Membuat Blog di MA Assalam Kartasura

SAM_5813Ini adalah pengalaman pertamaku menjadi seorang pembicara dalam acara PELATIHAN MEMBUAT BLOG bagi guru-guru sejarah MA se Karesidenan Surakarta 12 Januari 2013. Kenapa aku yang diminta menjadi pembicara ? terus terang aku juga kurang tahu, namun memang selama ini, dunia IT telah lekat dengan keseharianku, terutama untuk pembelajaran sejarah yang aku ampu di sekolahku. IT bagiku adalah sebuah keniscayaan, karena di  era global seperti saat ini, kita selaku guru mesti mengikuti dan jangan ketinggalan. Jangan sampai saat siswa-siswi kita ngobrol tentang facebook, twitter, blog dll kita tidak paham apa yang mereka obrolkan. Atas dasar itulah barangkali aku diminta menjadi pembicara ( atau lebih tepatnya sharing pengalaman).

Aku berbicara di depan 30 an guru-guru sejarah se Karesidenan Surakarta dari berbagai tingkat usia. Namun melihat antusias dan semangat mereka, membuatku semangat untuk menularkan pengetahuan IT yang aku miliki, walau sebenarnya juga belum bagus-bagus amat sebenarnya. Di pelatihan ini, aku membagi pengalaman tentang membuat blog dari awal sampai akhir, from zero to hero….dengan pengalam yang pernah aku jalani, aku sampaikan di hadapan peserta secara urut ( step by step). Semoga sedikit pengalaman yang aku bagi bisa memberi arti bagi perkembangan pendidikan.

Ada Apa dengan Kurikulum 2013?

kurikulum 2013Rencana pemerintah menerapkan kurikulum baru tahun 2013 menuai kontroversi. Banyak pihak menolak rencana tersebut. Di sisi lain, masyarakat, terutama kalangan pendidik dan tenaga kependidikan masih dibuat bingung dengan rencana tersebut.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga tampaknya setengah hati menyikapi hal ini.  Mereka mempersilakan rencana itu bergulir, tetapi (masih) menahan anggaran untuk implementasi kurikulum baru itu, kecuali untuk uji publik.

kurikulum 2013

kurikulum 2013.

Guliran rencana diterapkannya kurikulum 2013 seperti bola liar. Ada beberapa pokok pandangan, yaitu pertama, sebagian pihak mendasarkan opininya pada pameo klasik “ganti menteri ganti kurikulum’. Ini kemudian diidentikkan dengan ganti menteri ganti buku, yang berarti perlu uang untuk membeli buku baru.  Kedua, lebih menyoroti pada soal besaran anggaran yang diperlukan (Rp.684,4 miliar) dan sebagian lagi menyoal digabungkannya  beberapa mata pelajaran dan pengintegrasian suatu mata pelajaran dalam mata pelajaran lain. Ketiga, keluhan tentang beban jumlah mata pelajaran yang harus dipelajari siswa di sekolah. Ini juga berarti kerepotan guru dan terkait dengan efektivitas dan efisiensi jumlah jam pelajaran di sekolah.

Sejatinya, kurikulum adalah seperangkat rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, bahan, dan cara atau metode pembelajaran yang menjadi pedoman pelaksanaan dalam suatu program pendidikan.

Kurikulum dapat dikelompokkan dalam dua pengertian, yaitu dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam arti luas, kurikulum adalah konsep yang merujuk pada sistem pendidikan yang berlaku. Dalam arti sempit, kurikulum dapat berarti kesatuan beberapa mata pelajaran, satu mata pelajaran, kelompok rumpun keilmuan, suatu program rencana pembelajaran, dan sebagainya, yang menjelaskan tentang rencana rangkaian kegiatan pembelajaran.

Perubahan kurikulum itu merupakan sesuatu yang nicaya, pasti, dan kebutuhan yang terus berkembang. Kurikulum harus menjadi wahana yang efektif untuk mewujudkan kondisi yang idealisasi dengan kondisi kekinian.

Kurikulum tidak dapat dipatok harus berlaku 10 tahun atau 15 tahun. Kurikulum bersifat dinamis dan terus berkembang, dan wajib mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungannya. Persoalan kurikulum itu dipakai untuk waktu tertentu, karena masih dianggap relevan dengan tujuan pendidikan yang ingin dicapai. Pengembangan kurikulum harus mempertimbangkan aspek teoretis berkembangnya ilmu pengetahuan dan aspek empiris implementasi dan manajemen kurikulum. Selain itu, persepsi masyarakat terhadap output pendidikan juga harus diakomodasi secara memadai.

Model evaluasi kurikulum juga tidak bisa dipatok secara kuantitatif semata, tetapi harus menggabungkan aspek kualitatif. Pengembangan kurikulum 2013 didasarkan pada aspek filosofi, yuridis, dan konseptual serta praktik selama ini.

Kurikulum bukan kitab suci yang tidak dapat diubah-ubah. Kurikulum adalah instrumen (alat) untuk mencapai tujuan pendidikan. Sebagai alat, penggunaannya sangat tergantung pada sumber daya manusia. Yang lebih penting lagi, tujuan universal pendidikan adalah mewujudkan manusia seutuhnya yang meningkatkan harkat dan martabatnya. Pendidikan bukan sekadar meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan tenaga-tenaga terampil untuk pembangunan fisik, tetapi lebih kepada pembentukan sikap mental dan karakter yang menjadi fondasi bagi kehidupan siswa di masa depan.

Tantangan di masa depan juga semakin canggih, kompleks dan menuntut respon perubahan. Respon berupa perubahan kurikulum merupakan langkah strategis yang dapat ditempuh pemerintah sebagai pengemban amanat undang-undang.

Uji publik rencana perubahan kurikulum merupakan ajang untuk curah pendapat untuk perbaikan. Uji publik telah mendapat berbagai masukan dan pandangan dari banyak kalangan. Ada kelompok yang menyarankan agar rencana perubahan kurikulum ditunda dengan alasan bahwa kurikulum tingkat satuan pendidikan yang sekarang berlaku masih relevan dan belum dilaksanakan sepenuhnya.

Kelompok lain yang menolak dengan argumentasi bahwa perubahan kurikulum tidak didasarkan kajian yang matang dan menjadi ajang mengeruk keuntungan. Lebih ekstrem lagi, rencana perubahan kurikulum dianggap sangat bermuatan politis dan liberalisasi pendidikan yang pada akhirnya melenceng jauh dari tujuan pendidikan.

Contohnya, penggabungan mata pelajaran IPA dan IPS di jenjang sekolah dasar, yang dikhawatirkan menghasilkan siswa yang tidak peka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Siswa kita akan tertinggal dalam penguasaan ilmu pengetahuan yang menjadi dasar berkembangnya teknologi. Di sisi lain kelemahan terhadap basis pengetahuan dan teknologi menjadi penghambat dalam penguasaan bidang lainnya.

Kekhawatiran ini akan berlanjut pada asumsi ketika siswa Indonesia tertinggal dalam pengetahuan yang menjadi fondasi kemajuan teknologi maka bangsa kita akan menjadi pasar bagi produk-produk teknologi dari luar negeri.

Argumentasi yang melandasi rencana diterapkannya kurikulum baru antara lain adanya kesenjangan kondisi riil saat ini dengan kondisi ideal dalam berbagai dimensi. Keterpautan antara tujuan pendidikan dengan isi mata pelajaran dan kompetensi yang diharapkan juga belum begitu kental. Selama ini pembelajaran masih belum sepenuhnya berpusat pada siswa dan pembelajaran belum berkembang pada kebermaknaan prosesnya.  Model evaluasi juga belum sepenuhnya mengakomodasi kualitas proses dan masih menekankan pada hasil.

Meskipun rencana perubahan kuriklum itu menuai pro dan kontra, dan belum mendapat dukungan sepenuhnya dari DPR, dapat diperkirakan bahwa perubahan kurikulum akan tetap melaju dan diterapkan tahun 2013.  Mengapa? Karena perubahan kurikulum adalah domain pemerintah.

Sebagai sesuatu yang pasti, perubahan menghadapi tantangan dari individu maupun kelompok yang belum melihat visi jauh ke depan atau masih berkutat pada kondisi kekinian tanpa langkah strategis dan taktis. Apalagi pribadi-pribadi tertentu yang telah merasa berada di zona nyaman dan merasa terancam statusnya.

Hal mendasar yang perlu dilakukan oleh pemangku kepentingan di bidang pendidikan, terutama di tingkat operasional adalah mempersiapan diri terhadap pemberlakuan kebijakan dengan sikap terbuka dan mengikuti akselerasi yang diperlukan. Ketika kurikulum baru nanti dit erapkan pada guru harus mempersiapkan diri dengan model operasional yang baru. Manajemen sekolah juga harus menyiapkan berbagai perangkat dan sistem untuk itu.

Sumber daya manusia pengelola pendidikan harus mengikuti pelatihan, pembinaan, dan workshop untuk kurikulum baru. Hilangkan keraguan dan keterpakuan pada masa lalu. Ubah cara pandan ke depan dan menetapkan langkah-langkah taktis dan strategis.

Pemerintah juga perlu mensosialisasikan perubahan kurikulum itu secara sistematis dan terus menerus kepada semua pemangku kepentingan sampai tingkat terbawah. Masyarakat juga perlu terinformasi secara memadai terkait rencana diterapkannya kurikulum 2013. Semoga menjadikan pendidikan lebih baik.

File UJI PUBLIK KURIKULUM 2013 dari DEPDIKNAS bisa di download di sini pengembangan-kurikulum-2013

KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2012-2013

Semua guru tentunya sudah memahami tentang kisi-kisi soal. Sebelum menyusun soal maka seharusnya seorang guru menyusun kisi-kisi soal berdasarka indikator-indikator yang telah disusun dalam silabus. Sehingga soal yang dibuat dapat menguji kemampuan teste (peserta tes) dari semua indikator telah ditentukan. Memang panjang jalurnya akan tetapi hal ini harus dilakukan untuk mendapatkan soal yang baik. Lulus UN 2012-2013

Kisi-kisi Ujian nasional baik SD, SMP, SMA, maupun SMK saat ini sudah disosialisasikan untuk dapat dipelajari guru maupun siswa. Dengan adanya kisi-kisi soal ini guru akan dapat lebih fokus membimbing siswa untuk menghadapi ujian nasional tahun 2013 ini. Kabar yang sudah menyebar, bahwa soal ujian nasional tahun 2013 terdiri dari 20 soal yang berbeda. Mengingat peserta ujuan setiap ruangan maksimal terdiri dari 20 peserta, maka setiap siswa dalam satu ruangan akan mendapatkan soal yang berbeda yang tentunya kisi-kisinya sama. Dari pengalaman sebelumnya, soalnya sama hanya nomor urutnya yang berbeda hal ini bertujuan untuk menghindari kecurangan siswa dengan mencontek teman sebelahnya.

Yang perlu dipahami dan harus diupayakan adalah siswa menguasai konsep sehingga siswa benar-benar dapat mengerjakan soal dengan benar. Salah satu usaha yang harus dilakukan guru adalah BEDAH SKL. Dengan cara bedah SKL ini akan memudahkan guru untuk membimbing siswa menuju keberhasilan yang hakiki, bukan untuk meluluskan siswa dengan hal yang kurang terpuji tapi mendorong siswa untuk lulus dengan kemampuannya sendiri. Untuk mendownload kisi kisi soal silahkan klik di bawah ini:
KISI-KISI UN SD/MI tahun 2013
KISI-KISI UN SMP/SMPLB tahun 2013
KISI-KISI UN SMA/MA tahun 2013
KISI-KISI UN SMK tahun 2013

LOMBA MENULIS ARTIKEL BAGI GURU

Forum Multimedia Edukasi (FORMULASI) di awal peluncurannya mengadakan LOMBA MENULIS ARTIKEL BAGI GURU. Lomba ini diperuntukkan bagi para guru dengan cara menulis di blog Formulasi. Adapun ketentuan lomba ini adalah sebagai berikut :
clip_image002[7]
Syarat dan ketentuan: 

  1. Lomba terbuka untuk semua pendidik dan tenaga kependidikan.
  2. Peserta telah bergabung dalam grup formulasi yang beralamat di https://www.facebook.com/groups/formulasi/
  3. Tema lomba periode Desember 2012 – 28 Pebruari 2013 Pengalaman dan Rencana Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran
  4. Tulisan yang dilombakan belum pernah diterbitkan atau sedang diikutsertakan dalam lomba lain.
  5. Tulisan disertai dengan bukti Foto Anda pada saat mengaplikasikan pembelajaran berbasis ICT di dalam kelas.
  6. Tulisan yang dilombakan tidak melanggar norma dan hukum yang berlaku, termasuk didalamnya masalah SARA, pornografi, hak cipta, dan lain-lain.
  7. Artikel yang masuk dalam Redaksi Formulasi menjadi hak milik redaksi Formulasi

Prosedur perlombaan: 

  1. Pendaftaran, pengumpulan, penjurian dan voting karya dilakukan di formulasi.or.id
  2. Peserta hendaknya menshare karyanya diberbagai media social (facebook, twitter, google+)
  3. Bagi yang memiliki blog pribadi, artikel dapat direview di blog pribadi dan mencantumkan banner lomba di blognya dan mencantumkan link artikel yang dimuat oleh redaksi formulasi, dan link kode banner berikut :
    <img src=”http://2.bp.blogspot.com/-OeX2s_GYuXQ/ULa0Q6I0DfI/AAAAAAAALRM/KNxvd4dPcXk/s1600/lomba-menulis.jpg” title=”Ikuti Lomba menulis pengalaman pembelajaran memanfaatkan ict” alt=lomba menulis artikel pengalaman pembelajaran dengan ict” width=”500″ />
  4. Peserta maksimal mengirim 2 karya
  5. Penjurian dan penentuan pemenang dilakukan 3 bulan sekali.
  6. Naskah dikirim dalam format .doc atau docx dengan ukuran kertas A4, margin 4 cm 3 cm 4 cm 3 cm, spasi 1,5. Gunakan huruf Times New Roman atau Arial dengan template yang bisa didownload dengan [klik di sini]
  7. Naskah dikirim melalui e-mail ke redaksi@formulasi.or.id
  8. Artikel yang memenuhi syarat dan ketentuan akan dimuat dalam http://www.formulasi.or.id

Kriteria penjurian:
1. Penilaian diberikan berdasarkan jumlah like dan komentar dengan dengan perbandingan sebagai berikut

Google + = 40%
Komentar Blogger = 30%
Facebook = 20%
Twitter = 10%

2. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat

Pengumuman Pemenang 

Pengumuman pemenang dapat dilihat di www.formulasi.or.id pada minggu pertama periode berikutnya.

Hadiah: 
Pemenang terfavorit pilihan pembaca (berdasarkan voting) akan mendapat Tablet PC dan SertifikatTunggu apa lagi? Segera kirimkan pengalaman Anda dalam pembelajaran dengan memanfaatkan ICT! Ikuti juga update mengenai lomba ini di website http://www.formulasi.or.id ,dan facebook fan page Formulasi dengan alamatwww.facebook.com/forum.multimedia.edukasi .

Untuk anda yang ingin membantu publikasi lomba ini silahkan pasang kode berikut pada blog anda.
<img src=”http://2.bp.blogspot.com/-OeX2s_GYuXQ/ULa0Q6I0DfI/AAAAAAAALRM/KNxvd4dPcXk/s1600/lomba-menulis.jpg” title=”Ikuti Lomba menulis pengalaman pembelajaran memanfaatkan ict” alt=lomba menulis artikel pengalaman pembelajaran dengan ict” width=”500″ />

Semakin Cepat Karya anda dikirim, semakin banyak kesempatan anda mempromosikan tulisan anda.

Selamat mengikuti lomba! 

Sumber : http://www.formulasi.or.id/2012/11/lomba-menulis-artikel-bagi-guru.htm

Lomba Media Pembelajaran Interaktif LPMP

Dengan mengucap bismillahirrahmaanirrohim, kembali aku akan mengikuti lomba pembuatan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) yang diadakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 26 – 28 Nopember 2012 di Semarang. Ini adalah kali kedua aku mengikuti lomba sejenis. Lomba yang pertama diadakan oleh BPTIKP Jawa Tengah dan alhamdulillah aku masuk peringkat 5 se Jawa Tengah. Untuk lomba kali ini, sama seperti lomba yang aku ikuti sebelumnya, tidak ada target apa-apa. Yang ingin aku dapatkan adalah pengalaman dan ilmu yang lebih penting dari sekedar menjadi pemenang. Namun secara manusiawi, sebenarnya harapan menjadi pemenang tentu ada juga sich…Tapi yang terpenting sekarang adalah bagaimana aku bisa menimba pengalaman dari peserta yang lain demi peningkatan kualitas MPI yang akan datang. Do’akan yang terbaik buat aku…

untuk info lomba bisa dilihat di sini

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.451 pengikut lainnya.