Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Berikut adalah gambar-gambar yang berhubungan dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

header

Battleship USS West Virginia sunk and burning at Pearl Harbor on Dec. 7, 1941. In background is the battleship USS Tennessee.

Battleship USS West Virginia sunk and burning at Pearl Harbor on Dec. 7, 1941. In background is the battleship USS Tennessee.

pearl-harbour-3-pearl-harbor-25480769-1024-768

kalijati

masa-penjajahan-jepang

little_boy

“Little Boy”, bom yang dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945

fat-man

“Fat Man, bom yang dijatuhkan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945

 

Nuclear War / Atomic Bomb

Nuclear War / Atomic Bomb

little human with big magnifier look for something

little human with big magnifier look for something

proses-proklamasi

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Skarno di dampingi oleh Moh. Hatta, 17 Agustus 1945

2-hiroshima2

Kota Hiroshima rata dengan tanah setelah dijatuhi bom atom oleh Sekutu

 

4-ikada

Peristiwa Lapangan Ikada, 19 September 1945

douglas-macarthur

Jenderal Mac Arthur, Panglima Komando Pertahanan Pasifik Barat Daya

douglas_macarthur_lands_leyte1

8-jepang-menyerah

Rakyat Amerika Serikat bergembira menyambut kekalahan Jepang

koiso

Jenderal Koiso, memberi janji kemerdekaan Indonesia

rajiman

dr. Radjiman Widyodiningrat, ketua BPUPKI

sidang-bpupki

bpupki-1

sidang-bpupki2

Sidang BPUPKI

terauchi

Jenderal Terauchi, komandan tertinggi Jepang di Asia Tenggara

maeda

Laksamana Maeda, yang menyediakan rumahnya

untuk menyusun naskah proklamasi

rumah-maeda

 

 

10-ketikan-naskah-proklamasi

Naskah proklamasi ketikan Sayuti Melik11-kisah-naskah-proklamasi-ri-yang-nyaris-dibuang-ke-tempat-sampah

Naskah proklamasi (tulisan tangan) Ir. Soekarno
17-peta-rengasdengklok

 

 

 

 

 

Peta Rengasdengklok

 

21-rumah-soekarno

Rumah Ir. Soekarno, tempat pembacaan naskah proklamasi

28-upacara-proklamasi

Pengibaran bendera merah putih setelah proklamasihiroshima-nagasaki

Dua kota di Jepang yang di bom oleh Sekutu

hiroshima-nagasaki-remembered

Pesawat Enola Gay setelah mengebom Hiroshima

Nuclear war / atomic bombs illustration with multiple explosions

Nuclear war / atomic bombs illustration with multiple explosions

sejarah-masa-penjajahan-jepang-di-indonesia-tingkat-xi-ma-sederajat-1-638

036606500_1439556958-ilustrasi-soekarno-hatta-rumah-rengasdengklok-1

Soekarno Hatta saat dibawa ke Rengasdengklok

rengasdengklok

Rumah yang digunakan untuk menculik Soekarno Hatta di Rengasdengklokkalijati

Penyerahan diri Belanda kepada Jepang di Kalijati, Subang, Jawa Barat 8 Maret 1945

booku-copy

 

MUSEUM GUNUNG API MERAPI, Mengenal Lebih Dekat Sang Mahaguru Merapi

Di kaki Gunung Merapi, sebuah museum berdiri sebagai perekam jejak gunung api ini. Kenangan dari tiap letusan tersimpan rapi, bahkan suara gemuruhnya pun dapat di dengar berkali-kali. Di museum ini, Merapi dikagumi sebagai pemberi pelajaran berarti.

S0026824

Inilah sepenggal catatan kecil ketika mengunjungi museum gunung merapi. Sebuah “mahakarya” agung yang mencoba menampilkan berbagai info seputar gunung merapi, salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, dan juga info seputar gunung berapi di Indonesia secara umum. Museum yang terletak di Jl. Kaliurang Km.22, Banteng, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta ini, akan membuka cakrawala pandang kita secara luas tentang gunung merapi.

DSCF6776Berdiri artistik dengan latar agungnya Gunung Merapi, museum 2 lantai yang diresmikan tahun 2010 silam ini menjadi salah satu tempat wisata menarik di daerah Hargobinangun, Sleman. Bentuk bangunannya unik, berbentuk trapesium dengan salah satu sisi puncaknya mengerucut membentuk segitiga. Ketika hari cerah dan Gunung Merapi tak tertutup awan, maka keduanya tampak begitu gagah.

Memasuki museum, sebuah replika sebaran awan panas dari tiga buah letusan Gunung Merapi, yakni pada tahun 1969, 1994 dan 2006 akan menyambut para pengunjung. Alat inilah yang membuat seluruh ruangan bergemuruh. Tekan saja salah satu tombolnya, maka sebaran awan panas dan aliran lava pijar akan terlihat menyerupai kejadian waktu itu. Terbayang betapa dahsyatnya gejolak gunung api ini tiap kali meletus. Ratusan rumah tertimbun material vulkanik, ribuan ternak mati dan warga harus dievakuasi. Kehidupan di sekitar Merapi tandas ditelan wedhus gembel. Peristiwa tersebut bagai rajah yang tak akan hilang dari ingatan siapa saja yang menjadi korban.

DSCF6781

Menjelajahi ruangan lain kita akan menemukan display tipe letusan gunung api, batuan dari Gunung Merapi sejak tahun 1930, koleksi benda-benda sisa letusan tahun 2006 hingga koleksi foto-foto Gunung Merapi dari zaman ke zaman yang dipajang sedemikian rupa sehingga mudah diamati. Panel-panel ilustrasi dengan gambar kartun pun dapat dijumpai dan tentunya ramah bagi anak-anak. Dari sekian banyak koleksi benda yang ada, salah satu yang menarik adalah batu bom (volcanic bomb). Batu ini sepintas terlihat seperti batu biasa dengan bentuk yang tak beraturan. Tapi siapa sangka, batu ini adalah rupa lain lava pijar bersuhu 700 – 1.200⁰C yang kemudian terlempar ke udara dan mengalami proses pendinginan cepat sebelum sampai ke permukaan bumi.

DSCF6790Puas mengamati setiap koleksi di lantai satu, saatnya menilik apa yang ada di lantai dua museum. Setidaknya ada sembilan tipe benda koleksi dan alat peraga yang tersimpan di sana, mulai dari display letusan dan erupsi Merapi, lorong peraga simulasi LCD, peraga simulasi tsunami hingga peraga simulasi gempa. Masing-masing koleksi tersebut berhasil menarik perhatian tiap pengunjung, apalagi koleksi alat peraga yang ada masih berfungsi dengan baik. Jadi jangan heran bila tiap pengunjung dapat melihat tsunami dan gempa bumi mini yang dahsyat namun tak membahayakan.

Ketika semua sisi museum telah dijelajahi, masuk ke dalam teater mini museum ini adalah pilihan yang tepat. Sembari beristirahat, pengunjung akan disuguhi sebuah film pendek berdurasi 24 menit berjudul Mahaguru Merapi. Film ini menunjukkan dua sisi Merapi yang begitu berbeda. Merapi memberi kesuburan dan kehidupan bagi tiap makhluk di sekitarnya, tapi ada kalanya ia juga meluluhlantakkan semuanya tanpa tersisa. Sungai-sungai yang mengalir dari lerengnya memenuhi kebutuhan warga akan air, tapi ada saatnya sungai tersebut berubah jadi ancaman kehidupan karena lahar dingin yang mengalir di dalamnya. Melalui film ini, sekali lagi, Merapi berhasil mengundang decak kagum, membawa tiap pengunjung mengenal lebih dekat sosoknya yang mengagumkan. Kehadirannya adalah pengingat akan keagungan Sang Pencipta, ketika semua yang sudah ada kapan pun bisa hilang dan kehidupan berulang dari awal.

Ingin lihat foto-foto yang lain ?

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Lereng Merapi, 2016….

Jelajah Sejarah Purba di Museum Dayu

dayuMuseum Dayu merupakan salah satu cluster museum purbakala Sangiran. Museum Dayu ini satu-satunya museum purbakala yang terletak di Kabupaten Karanganyar, tepatnya di Desa Dayu, Gondangrejo, Karanganyar. Tiga cluster lain terletak di Kabupaten Sragen. Untuk menuju tempat ini cukup mudah jika Anda dari Solo. Saya ambil terminal Solo, Anda bisa ke arah utara atau jalur Solo-Purwodadi sekitar 15 km kemudian sampai daerah Gondangrejo ada tulisan Museum Dayu ke kanan 3 km.Kemarin sabtu tanggal 2 Januari saya mengunjungi Museum Dayu yang terletak di perbatasan Karanganyar Sragen, yaitu kecamatan Gondangrejo Karanganyar dengan Kecamatan Kalijambe Sragen. Jalan menuju tempat tersebut cukup baik, tetapi untuk bus besar kalau berpapasan harus mengalah salah satu. Kebetulan rumah saya di daerah Wonorejo, yang tidak terlalu jauh dari Museum Dayu. Saya sengaja mengambil jalur jalan pedesaan yang ternyata sangat mengasyikkan. Sepanjang perjalanan pohon-pohon yang menghijau menjadi obat pencuci mata.

dayu 2

Sebelum sampai di lokasi, kita akan dibantu dengan sebuah gapura yang menjadi penanda lokasi museum dayu. Sekilas gapura ini mirip dengan gapura yang ada di Sangiran. Seolah menjadi sebuah entitas yang menjadi penanda menuju  perjalanan menguak masa lampau.

dayu 3

Setelah menempuh perjalanan selama hampir satu jam, aku tiba di museum dayu. Kedatanganku di sambut oleh sebuah bangunan megah yang menjadi bangunan utama. Bangunan itu terlihat masih baru. Ternyata aku baru tahu bahwa museum ini baru diresmikan tahun 2014 oleh bapak Wakil Presiden Boediono. Di depan bangunan utama itu, ada sebuah tugu yang menunjukkan nama Museum Manusia Purba Klaster Dayu.

dayu 4

Sebelum masuk ke kompleks museum dayu, pengunjung harus membeli tiket masuk seharga 5000 rupiah. Setelah membayar tiket masuk, pemandangan pertama yang akan dilihat adalah sebuah bentang alam yang sangat indah dan menjorok ke bawah. Pengunjung harus berjalan melewati tangga-tangga turun ke bukit. Bangunannya terdiri dari bangunan anjungan, ruang diorama, ruang pamer, ada pula ruang bermain anak-anak dan gazebo untuk beristirahat.

dayu 5

Di taman bermain ini banyak anak-anak yang bermain, mereka menikmatinya, bersama saudara-saudara mereka. Orang tua mereka dengan seksama mengamati anaknya, terlihat raut muka bahagia dari orang tua tersebut. Mungkin dia bisa bahagia karena sudah mengantar anaknya ke museum Dayu ini. Mereka bisa belajar dan bermain secara gratis.Jika lelah menggelayuti, ada gazebo. Gazebo ini juga didesain unik, terbuat dari kayu glugu dan kayu lain. Kayu glugu seratnya juga terlihat bagus. Tenang saja kayu glugu ini tidak menelusuk jari-jari Anda karena sudah di plitur dengan baik. Anda pun bersama keluaga bisa bersandar sejenak di gazebo ini. Saya pun juga sempat menggunakan gazebo ini untuk beristirahat sejenak karena kaki agak pegal setelah berputar-putar berkeliling museum. Capek reda, saya lanjut lagi untuk mengelilingi museum.Saya memulai melihat anjungan  anjungan. Ruangannya adem karena ada AC nya, ada alat peraga berupa laya komputer sentuh, sayangnya beberapa sudah tak bisa dioperasikan karena sudah rusak. Mungkin perlu digaris bawahi pengawasan sangat perlu, karena kalau tidak diawasi museum yang alat-alatnya masih bagus ini bisa rusak.

dayu 6

Selanjutnya saya menuruni tangga menuju ruang diorama yang berisi tentang kehidupan masa lalu. Selanjutnya menuju ruang pamer. Berada di ruang pamer ini ada manekin atau replika tulang-tulang yang ditemukan ribuan tahun lalu. Ada pula tulang asli yang ditemukan di daerah tersebut. Tulang-tulang hewan banyak juga yang ditemukan, bentuknya sudah berupa batu batuan. ada pula ditemukan alat perimbas dll.

dayu 7

Tiba di bagian bawah dari museum Dayu, pengunjung akan disuguhi fosil buaya purba yang terbilang masih sangat lengkap. Fosil ini diletakkan di sebuah tempat khusus yang diberi pasir laut. Di tempat ini juga kita juga akan melihat gambar tentang proses penemuan fosil dari awal hingga akhir. Juga dipajang foto-foto proses ekskavasi (penggalian) fosil manusia purba yang pernah dilakukan di wilayah Sangiran.

dayu 8

Dengan melihat foto-foto tersebut kita bisa mendapat gambaran betapa sangat kompleksnya proses mengungkap misteri manusia purba.  Jika anda ingin menguak sejarah manusia purba di masa lampau, museum dayu bisa menjadi referensi untuk dikunjungi. Selamat berkunjung…

(ketika) Anggota PETA Bermain Sepak Bola

sepak bola

Sebagai manusia biasa, setiap orang butuh sarana untuk refreshing dari aktivitas sehari-hari, tak terkecuali bagi anggota PETA, yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar. Berikut adalah video saat anggota PETA sedang menikmati serunya bermain sepak bola. Para prajurit Heiho sedang lomba sepakbola antar kesatuan sekitar tahun 1944. Tidak ada keterangan di daerah mana. Rekaman ini merupakan bagian propaganda tentara Jepang.

(untuk melihat silahkan klik link di bawah ini )

Anggota PETA main sepak bola

Asyiknya Belajar Sejarah dengan COC

coc

Pembelajaran sejarah (ternyata) lebih menyenangkan jika dilaksanakan dalam suasana yang informal. Inilah yang telah dilaksanakan di kelas XI MIA 5 MAN 1 Solo pada jam ke 3 Jum’at 29 Januari 2016. Materi “Peristiwa Proklamasi” terasa lebih mudah dipahami siswa ketika mereka melaksanakan permainan C.O.C.

Apa itu C.O.C ?

DSCF2172

C.O.C adalah “Cari, Oroetkan, dan Ceritakan”, jadi siswa diminta mencari informasi seputar proklamasi dalam bentuk gambar-gambar. Kemudian mereka diminta mengurutkan gambar-gambar tersebut sesuai dengan urutan peristiwa seputar proklamasi. Langkah terakhir adalah siswa diminta menceritakan gambar-gambar yang telah mereka urutkan.

DSCF2102 
Agar lebih seru maka masing-masing kelompok diminta membuat yel-yel dan mengenakan pakaian yang bertema perjuangan. Jadi….ada yang berpakaian seperti Soekarno, Hatta, Fatmawati dan tokoh-tokoh seputar proklamasi yang lain. Materi sengaja belum disampaikan sebelumnya dengan tujuan agar siswa bisa mencari sendiri informasi seputar materi Proklamasi, namun rambu-rambu secara umum telah diberikan oleh guru.

Bagaimana hasilnya ?
Ternyata anak-anak XI MIA 5 memang luarrrr biasa. Mereka mampu menceritakan gambar-gambar seputar proklamasi dengan sangat sempurna. Yang seru lagi, saat menyampaikan ada yang dilakukan dengan cara bermain drama, memakai topeng bergambar tokoh-tokoh sekitar proklamasi, dll. Pembelajaran berlangsung menyenangkan, materi bisa dikuasai dan akhirnya….semua happy !!!

Ingin lihat albumnya ? lihat di bawah ini….

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.