Asyiknya Belajar dengan Quipper Video

Saat ini siswa kelas XII sudah memasuki semester genap. Biasanya ketika memasuki semester baru, fokus mereka mulai mengerucut pada Ujian Nasional (UN) dan seleksi masuk perguruan tinggi. Khusus untuk seleksi masuk perguruan tinggi, ada dua jalur seleksi yang bisa dicoba yaitu jalur SNMPTN Undangan dan SBMPTN. SNMPTN Undangan adalah jalur masuk PTN dengan menggunakan nilai raport semester 1 – 5 sebagai pertimbangan. Sedangkan SBMPTN melalui ujian tulis. Bagi siswa yang tidak lolos SNMPTN Undangan harapan masuk PTN terkemuka masih terbuka lebar lewat SBMPTN.

Bagaimana strategi lolos SBMPTN ?

Banyak cara yang bisa ditempuh siswa untuk persiapan menghadapi SBMPTN. Salah satunya adalah dengan belajar mandiri bersama Quipper Video. Apa sih Quipper Video itu ?

https://www.youtube.com/watch?v=rDb2mTBEe4Y

Quipper video adalah layanan belajar yang berisi tutorial dari beberapa mentor handal dan kompetensi mengajarnya tidak diragukan lagi untuk materi-materi yang diujikan dalam Seleksi Masuk Perguruan Tinggi.

Ada 10 mata pelajaran yang diberikan menurut jenjangnya dan tidak ada kekhususan bagi pembeli layanan ini (Quipper Video). Selain untuk Jurusan IPA, IPS, ada juga untuk IPC (IPA dan IPS) sebagaimana peminatan ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Berikut panduan cara melakukan pendaftaran dan pembayaran di Quipper Video, panduan ini khusus bagi kamu yang belum memiliki akun Quipper School

1. Kunjungi: ​ https://video.quipper.com/
2. Klik DAFTAR SEKARANG

3. Silahkan pilih apakah kamu sudah mempunyai akun Quipper School?
4. Silahkan pilih Belum Punya! Bila anda belum mempunyai akun Quipper School

5. Lakukan Pendaftaran – Isi Nama Lengkap kamu

6. Isi Alamat Email atau klik Skip, untuk melewatinya.

7. Isi Nama Pengguna atau pilih dari saran
8. Kemudian isi Kata Sandi sesuai keinginan kamu, usahakan Kata Sandi yang kamu gunakan mudah untuk diingat !

9. Lanjutkan ke Halaman berikut

10. Kemudian Isi data diri anda dengan lengkap
Hal yang perlu diperhatikan !

  • Nama : Isi dengan nama lengkap kamu
  • Provinsi : Pilih provinsi tempat kamu tinggal
  • Kelas : Pilih kelasmu, sesuai kelas kamu di sekolah.
  • No Telpon : Isi dengan No telpon/HP kamu
  • No Telpon Orang Tua : Isi No Telpon orang tua kamu
  • Alamat Emailmu : Isi dengan email yang kamu miliki
  • Kode Promosi : Silahkan diisi untuk mendapatkan diskon 10% selama masa promo
  • Kemudian Centang Kalimat : “Saya dan orang tua saya menyetujui proses pembayaran ini beserta ketentuan yang berlaku”.

 

11. Masukkan Kode Promosi  ( HB5EJ3  )
kode quipper video copy

 

 

12. Klik Pilih Paket yang kamu pilih, kemudian klik lanjut

13. Kemudian Isi data yang di minta
14. Setelah mengisi data yang diminta , Klik Confirm Payment

15. Langkah selanjutnya adalah, Cara Pembayaran

Bagi kamu yang sudah memiliki akun Quipper School, lihat panduan lengkapnya di sini

Sekian panduan tentang Cara melakukan pendaftaran dan pembayaran di Quipper Video, jika ada yang kurang jelas silahkan baca dulu FAQ Pembayaran Quipper Video.

Berikut  beberapa video demonstrasi Quipper Video :
1. Materi Fisika (SBMPTN)
2. Materi Bahasa Inggris (SBMPTN)
3. Materi Matematika (SBMPTN)
So, tunggu apa lagi, mari raih sukses SBMPTN 2016 bersama Quipper Video.

MGMP Sejarah Gelar OSEAS



IMG_20150828_141235_1Dalam rangka menyambut HUT RI ke 70, MGMP Sejarah MA Karesidenan Surakarta menggelar Olimpiade Sejarah Surakarta (OSEAS) 29 Agustus 2015 bertempat di MA Assalaam Kartasura. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan program kerja MGMP Sejarah. Menurut sekretaris MGMP Rusdi Mustapa, S.Pd, pada awalnya kegiatan ini hanya untuk madrasah di Solo Raya, namun setelah dilaunching di dunia maya antusias sekolah negeri juga besar, akhirnya dibuka untuk semua jenjang sekolah menengah. Tercatat ada 31 Sekolah setingkat SMA/MA dengan jumlah peserta sebanyak 79 orang, memastikan diri ikut dalam kegiatan yang baru pertama kalinya ini di adakan.

Dalam olimpiade ini ada dua tahap yang harus dilalui peserta. Pertama babak penyisihan, dengan mengerjakan soal sejarah sebanyak 100 buah. Waktu yang disediakan selama dua jam. Selanjutnya dari sekian jumlah peserta akan dipilih enam peserta dengan nilai terbaik untuk maju ke babak final berupa adu gagasan. Di babak ini peserta mempresentasikan peristiwa kontroversial sejarah dan selanjutnya menjawab pertanyaan dari dewan juri. Dewan juri berasal dari dosen sejarah UNS, pemerhati sejarah, dan praktisi sejarah. Panitia menyediakan 6 tropi untuk para pemenang.

Read the rest of this entry

Siswa Boarding Lolos Seleksi PTN

SAM_6382Tiada kata yang pantas disanjungkan selain ucapan syukur kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan taufik dan hidayahNYA sehingga tahun ini siswa/siswi Boarding bisa lolos jalur SBMPTN 2015. Setelah diumumkan melalui laman http://www.sbmptn.or.id 9 Juli 2015 yang lalu, tercatat 16 siswa Boarding lolos SBMPTN. Menurut sekretaris Boarding School MAN 1 Surakarta Rusdi Mustapa, S.Pd yang mewakili Koordinator Boarding School MAN 1 Surakarta Drs. H. Wardimin, M.E.Sy, data ini masih data sementara. Karena dari hasil penelusuran yang dilakukan sejak tanggal 9 Juli 2015 jam 00.00, informasi yang masuk selalu bertambah. Namun data yang tercatat sementara ada 16 siswa.” dari 16 siswa tersebut berasal dari jalur SNMPTN Undangan, mandiri dan SBMPTN,” kata Rusdi Mustapa, S.Pd. Rinciannya adalah 3 melalui jalur SNMPTN Undangan, 2 jalur mandiri dan 11 dari jalur SBMPTN. Saat berita ini diturunkan masih banyak siswa/siswi Boarding yang masih menunggu pengumuman tes mandiri di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Sehingga data akan kembali bertambah. Namun yang melalui seleksi PTN reguler sementara tercatat 16 siswa tersebut. alumni 2015Ada sesuatu yang beda dari prestasi siswa/siswi Boarding tahun ini. Untuk pertama kalinya siswa Boarding mampu menembus kursi persaingan PTN di ITB. Adalah Muhammad Abdul Hafizh Ilmawan (kelas XII IPA 1), yang diterima di Farmasi ITB. Prestasi ini merupakan penantian yang sudah cukup lama karena sejak berdirinya Boarding tahun 2005, baru tahun ini ada siswanya yang bisa diterima di ITB.

hafidz

Prestasi ini juga diikuti oleh siswi Boarding atas nama Almas Nabila Ulayya, yang diterima di dua PTN sekaligus yaitu STIS dan UNS. Menurut Rusdi Mustapa, S.Pd untuk STIS melalui seleksi mandiri dan saat ini Almas tinggal mengikuti seleksi terakhir yaitu seleksi kesehatan yang rencananya akan dilaksanakan selepas lebaran. Semoga bisa diterima dan mengikuti jejak alumni Boarding yang lebih dulu telah kuliah di sana yaitu Fatma Nur Aini (alumni tahun 2012). Semoga prestasi ini akan memotivasi siswa/siswi Boarding yang lain untuk bisa lebih meningkatkannya di waktu akan datang.

Penantianku Terjawab Sudah….

Alhamdulillah, itulah ungkapan pertamaku ketika melihat pengumuman lomba blogger guru yang diadakan Acer dan Guraru, terpampang di group guraru (guru era baru) yang bisa dilihat di sini. Guraru adalah komunitas bagi guru-guru seluruh Indonesia yang memiliki komitmen besar untuk pendidikan Indonesia lebih baik. Setiap tahun guraru mengadakan lomba penulisan artikel bagi guru-guru se Indonesia. Tahun 2015 ini adalah gelaran yang kesekian kalinya diadakan. Event yang menggandeng Acer sebagai sponsornya itu merupakan media bagi guru-guru untuk mengaktualisasikan dirinya lewat tulisan. Kebetulan aku mulai ikut event lomba menulis artikel ini sejak tahun 2012. Keikutsertaan pertama kali yang berbuah “manis” dengan masuknya namaku diantara sekian finalis dari seluruh Indonesia ( lebih jelas lihat di sini).

Pengalaman pertama yang berkesan hingga akhirnya kembali memberanikan diri mengikuti event serupa tahun ini. Event yang bertajuk Lomba Blogger Guru dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, mengangkat dua tema besar yaitu pengalaman menyenangkan selama jadi guru dan pengalaman menyenangkan pembelajaran di luar kelas. Dengan hadiah keren yang ditawarkan Acer berupa laptop Acer One 10 tentu menjadi magnet bagi semua guru di Indonesia untuk ambil bagian (tak terkecuali aku tentunya). Semangat mengikuti event ini aku buktikan dengan mengirim 11 artikel yang rata-rata adalah pengalaman mengajar bersama siswa/siswi di MAN 1 Surakarta. Mungkin ngebet ingin dapat laptop Acer One 10 ya hehehe…Tapi jujur itulah yang ada di benakku saat itu. Selain juga untuk berbagi kepada orang lain yang semoga bisa menginspirasi. Batas waktu pengiriman artikel adalah tanggal 21 Mei 2015.

guru blogger

Setelah waktu pengiriman artikel berakhir tibalah saatnya masa penilaian yang dilakukan mulai tanggal 21 Mei 2015 – 26 Mei 2015. Lima hari yang mendebarkan bagi semua peserta lomba, termasuk aku tentunya. Deg-degan, H2C (harap-harap cemas) adalah suasana hati yang menghinggapiku. Apalagi setalah menginjak tanggal 26 Mei, waktu pengumuman. Membuka laman guraru.org adalah langkah praktis yang kulakukan. Namun setelah dibuka eee ternyata pengumuman pemenang ternyata belum ada. Sempat kecewa juga hehehe…. karena penantian selama hampir 5 hari belum terjawab. Hingga akhirnya tepat di tanggal 28 Mei 2015, akhirnya penantian itu terjawab sudah. Pengumuman pemenang lomba di muat oleh Guraru. Bukan di laman resmi guraru tapi di Group FB Guraru. Itu pun juga tanpa sengaja membukanya. Terpampanglah di situ nama-nama pemenang.

pengumuman juara guraru

Terlihat di situ nama “Rusdi Mustapa” nongol diantara nama-nama pemenang yang lain. Exited pokoknya…ternyata 1 diantara 11 artikelku yang berjudul “Ayo Berkreasi dengan Sampah”  mampu “memukau” dewan juri dan memilihnya menjadi pemenang. Bangga, senang dan bersyukur tentunya. Walau tidak sesuai dengan harapan yang ingin dapat laptop Acer One 10, namun pencapaian ini suatu kemajuan bagiku. Karena di tahun 2012, ketika pertama kali ikut lomba, namaku berada di peringkat 12 dari 13 finalis se Indonesia. Tahun ini menduduki peringkat ke tiga (jika dilihat dari jumlah pemenangnya). Bersyukur dan menjadi motivasi untuk meningkat dan yang penting semakin memberi energi besar untuk tetap menulis.

Jadi teringat (lagi) dengan kata-kata teman kompasianer senior, Niken Satyawati, saat menjadi salah satupembicara seminar jurnalistik di MAN 1 Surakarta. Dia bilang gini “menulislah dan lihatlah apa yang terjadi..” Inilah yang barangkali menjadi titik balik dari semangat menulisku. Karena sebelumnya aku pernah punya pengalaman tidak mengenakkan, ketika postinganku di blog pribadi dibajak orang lain. Peristiwa itu sempat membuat semangat menulisku menurun. Tapi semangat dan motivasi bu Niken Satyawati mampu menghidupkan lagi api semangatku kembali menyala.

bu niken

Belajar Sejarah ? Main Card Sort Saja Yuk…

Merencanakan pembelajaran sejarah yang bisa membangkitkan dan melibatkan siswa dalam pembelajaran merupakan impianku setiap kali masuk ke kelas. Bagaimana siswa/siswiku bisa terlibat aktif dalam pembelajaran dan tidak ada yang melakukan aktivitas lain selain belajar sejarah. Karena itu sebagai seorang guru mesti pandai-pandai dalam menyusun skenario pembelajaran yang tepat dan efektif. Apalagi pembelajaran sejarah yang identik dengan pembelajaran yang membuat mengantuk (apalagi di jam-jam terakhir), membosankan karena hanya cerita ( kalau siswaku bilang seperti tukang jualan obat), dan komentar-komentar lain yang intinya bahwa sejarah itu kurang mengasyikkan. Bagaiman membuat mereka bisa berubah paradigma berfikirnya tentang pelajaran sejarah, yang jika bisa diikuti siswa dengan sebaik-baiknya, maka banyak pelajaran yang bisa mereka ambil.

Model pembelajaran apa yang sekiranya cocok untuk mengajar sejarah ( selain metode ceramah tentunya). Maka saya mulai mencari informasi di internet tentang macam-macam model pembelajaran yang sekiranya bisa saya terapkan di pembelajaran sejarah. Banyak memang model-model pembelajaran yang bisa diambil untuk diterapkan di pembelajaran sejarah. Namun semuanya kembali pada kondisi siswa masing-masing. Karena tidak semua model pembelajaran cocok untuk semua situasi pembelajaran yang berbeda lingkungannya. Harus bisa melihat input dari siswanya jika ingin menerapkan satu model pembelajaran tertentu. Setelah banyak referensi maka jatuhlah model pembelajaran yang saya pandang pas dan cocok untuk siswa di sekolah tempat saya mengajar. Model pembelajaran yang insya Allah bisa melibatkan seluruh siswa dalam proses pembelajaran. Modelnya berupa permainan yang disebut dengan Card Sort ( Mengurutkan Kartu).  Apa dan bagaimana permainan Card Sort tersebut ?

SAM_3735

Ide awal dari permainan ini adalah siswa diminta mengurutkan sejumlah kartu yang telah dibagikan kepada seluruh siswa. Kartu-kartu yang telah dibagikan tersebut merupakan penjelasan atau uraian dari Tema Besar yang telah ditentukan sebelumnya. Tema Besar disini bisa berupa sub pokok bahasan yang telah dibahas sebelumnya sehingga siswa akan lebih mudah untuk mengerjakannya. Oya untuk melaksanakan permainan ini saya mengajak siswa/siswiku di kelas XI IPA 1 – XI IPA 3 program Boarding School MAN 1 Surakarta. Kebetulan mereka adalah salah satu program unggulan di MAN 1 Surakarta.

Hari senin 11 Mei 2015 adalah hari pertama saya melaksanakan permainan ini di kelas XI IPA 3. Jujur baru kali ini permainan ini saya laksanakan sehingga bagaimana nanti hasilnya juga belum tahu. Selain itu siswa/siswiku juga belum saya beritahu tentang permainan ini. Biar surprise gitu dech…dan ternyata mereka memang surprise. Karena pembelajaran yang sebelumnya menggunakan media pembelajaran Powerpoint, di hari itu mereka saya ajak bermain-main. Apalagi saat saya berkata:

” Anak-anak, hari ini kita akan bermain-main, mau ???

serentak mereka menjawab ” mauuuuu !”

11141347_10200582086231579_7187562012019872094_n

Setelah itu saya jelaskan tentang permainan mengurutkan kartu kepada mereka. Tampak wajah-wajah mereka menyimak dengan seksama penjelasanku. Terlihat jelas wajah-wajah penasaran seperti apakah permainan yang akan mereka lakukan nanti. Selanjutnya saya bagikan kertas-kertas sejumlah siswa di kelas XI IPA 3 yang selanjutnya mereka mengurutkan sesuai tema besar yang telah saya tulis di papan tulis. Tema besar yang saya tulis adalah tentang :

1. Orde Baru

2. G 30 S/PKI

3. Lahirnya Orde Baru

4. Repelita

SAM_3742

SAM_3743

SAM_3745

SAM_3750

SAM_3755

Tugas mereka adalah mengurutkan kertas yang mereka pegang sesuai dengan tema yang ditentukan. Di sinilah “kepanikan” mulai terjadi karena saya memberikan batas waktu 5 menit sudah harus selesai. Sebenarnya ini hanya trik agar permainannya lebih menegangkan dan siswa terpacu untuk segera menyelesaikan. Tepat di waktu yang ditentukan akhirnya tersusunlah kalimat-kalimat itu yang selanjutnya saya bersama siswa/siswi mencocokkan apakah urutannya sudah benar. Ternyata banyak siswa yang memberikan masukan tentang urutan yang benar. Posisi saya hanya sebagai fasilitator saja. Inilah yang saya inginkan. Siswa bisa terlibat secara penuh dalam pembelajaran dan aktif. Semuanya benar-benar terlibat. Dan menurut saya “percobaan” permainan yang baru pertama kali kulaksanakan ini BERHASIL !!!!

Di hari berikutnya, selasa 12 Mei 2015 permainan yang sama saya laksanakan di kelas XI IPA 2 dan XI IPA 1. Sama di kelas sebelumnya antusiasme siswa sangat luarr biasa dan yang penting siswa bisa fun dan terlibat secara penuh dalam pembelajaran sejarah.

 

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.459 pengikut lainnya